~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

Novemberian Wishlist



Suatu hari saya mendengar kabar bahwa event Secret Santa yang menjadi event tahunan di BBI tidak akan dilaksanakan pada tahun ini. Jujur saja, ini termasuk kabar buruk bagi saya. Karena event seperti ini adalah salah satu cara saling berbagi dan saling mengakrabkan diri dengan teman-teman BBI lainnya. Apalagi dengan tebak-tebak riddle yang selalu menyenangkan itu. 

Untungnya, saya kemudian mendapatkan info tentang grup Novemberian yang terdiri dari anggota BBI yag berulang tahun di bulan November. Saya memberanikan diri bertanya, apakah saya boleh bergabung? Bukan karena saya berulang tahun di bulan November, tetapi karena blog ini yang berulang tahun di bulan November. Dan Puji Tuhan, saya diterima bergabung di sana. Karena temanya ulang tahun, tentunya event-nya adalah tukar kado. Kemudian pengirim kado akan memberikan clue kepada penerima untuk ditebak. Mirip dengan Secret Santa.

Sebelumnya, peserta akan diminta untuk menuliskan wishlist kadonya. Bicara soal wishlist, dalam tahun ini saya lebih selektif memilih buku untuk dibeli. Jadi isi wishlist saya tidak banyak. Berikut adalah buku-buku yang saya inginkan berada di rak koleksi saya.


Seorang Laki-Laki yang Keluar Dari Rumah - Puthut EA
Gara-gara membaca buku "bajingan" karya penulis ini, saya jadi pengen baca karyanya yang lain. Apalagi sinopsisnya tertulis, "Anda bisa membaca novel ini dari setiap bab bernomor ganjil sampai tuntas, baru kemudian membaca bab genap; atau membaca novel ini sebagaimana lazimnya, dari awal sampai akhir; atau tidak membacanya sama sekali." Penasaran banget!


Muslihat Musang Emas - Yusi Avianto Pareanom
Saya pengen baca buku ini gara-gara ratingnya di Goodreads yang lumayan tinggi. Meskipun karya beliau yang berjudul "Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi" masih bertengger rapi belum tersentuh di rak saya. Cover yang ciamik juga membuat saya kepengen.


Call From An Angel - Guillaume Musso
Sinopsisnya bikin penasaran. Apalagi penulis novel ini asalnya dari Perancis. Sepertinya akan menjadi pengalaman pertama saya membaca novel terjemahan dari Perancis. 

Itu saja 3 buah buku yang masuk dalam wishlist saya. Masih ada sih...tapi masih belum terbit terjemahannya. Kasihan Peri Novemberian kalau harus nyari-nyari. Yang tiga di atas sih Insya Allah masih tersedia di toko-toko buku offline/online.  Selamat memilih dan mencari ya... 

#516 The Chronicle of a 35-Year-Old-Woman


Judul Buku : The Chronicle of a 35-Year-Old-Woman
Penulis : Kincir Mainan
Halaman : 245
Penerbit : Bhuana Sastra

Kikan, seorang gadis berumur 35 tahun dengan karakter work hard play hard. Dalam usianya yang berada di pertengahan tigapuluhan dia masih melajang. Bukannya tidak ada yang menjadi kekasihnya, dia hanya belum menemukan lelaki yang sesuai. Hingga seorang Prasetyo, junior copywriter di kantornya melamarnya dengan sebuah cincin mutiara. Saat dia sedang melamunkan nasibnya, tiba-tiba muncullah "Si blasteran siluman anjing pemburu" alias Andreas di hadapannya. Seketika Kikan langsung ilfil.

Andreas adalah kekasih Kikan 8 tahun yang lalu. Dia mencintai Andreas hanya dalam waktu singkat. Namun Andreas memang penjahat kelamin. Saat dia menghabiskan weekend di kamar hanya berdua dengan Kikan, ternyata Andreas masih berhubungan dengan wanita lain. Kikan menemukan sex tapes mereka di handycam milik Andreas. Kikan lantas meninggalkan Andreas begitu saja, terluka, dan sejak itu dia memilih untuk melajang. 

Sekarang Andreas datang, dan menyerbu masuk dalam kehidupan Kikan. Bukan hanya menyalahkan Kikan yang dulu pergi meninggalkannya, Andreas ternyata juga bekerja di kantor Kikan. Dan lebih parahnya, Andreas adalah saudara tirinya Pras. Ada sesuatu yang terjadi di antara Pras dan Andreas, sesuatu yang membuat keduanya bagai musuh bebuyutan.

Pras sendiri tahu Andreas akan bekerja di kantor yang sama dengannya dan Kikan. Makanya dia segera melamar Kikan. Dia tidak ingin Andreas merebut kembali wanita yang dicintainya. Tidak lagi sejak peristiwa yang dulu. 

Novel ini menarik perhatian saya karena judulnya. Dan saya pun membacanya tanpa ekspektasi apa-apa. Jujur saja, tidak ada satupun karakter utama (Kikan, Andreas dan Pras) yang mendapatkan simpati dari saya. Bahkan Pras, yang sepertinya menjadi "korban" di sini juga tidak. Pras yang terlihat alim, pendiam, dan berwibawa, ternyata punya sisi nakal juga. Sehari setelah jadian dengan Kikan (dan malam itu berakhir dengan suasana tidak menyenangkan), besoknya dia make out di storage room pantry dengan Kikan. Kikan sendiri wanita dengan gaya hidup bebas yang juga menginginkan kebutuhannya terpuaskan. Di sisi lain, Pras menuntut kesetiaan dari Kikan sementara dia sendiri tidak mau berbagi masa lalunya yang menghantui hubungannya dengan Kikan. Kalau Andreas, yah...dia memang tokoh antagonis yang nggak ada sejak awal "diciptakan" penulis dengan segala kelakuan jahatnya. Tapi klimaksnya, ketika hubungan Kikan dan Pras seperti menemukan jalan buntu, Kikan malah memilih menghabiskan malam itu dengan Andreas, yang jelas saja tidak ingin melepaskan kesempatan mencicipi tubuh Kikan seperti delapan tahun yang lalu. *sigh*

Tapi.... I'm quite enjoying reading this novel.  Entah...alur ceritanya seakan menyihir saya yang penasaran ingin mengetahui akhir kisah cinta segitiga ini. Dan saya merelakan waktu istirahat malam saya untuk menamatkan novel ini. Setelah sebulan lebih saya tidak mendapatkan "me time" untuk membaca novel, novel ini adalah pelipur lara untuk saya.


#515 Overruled


Judul Buku : Overruled (The Legal Briefs #1)
Penulis : Emma Chase
Halaman : 384
Penerbit : Elex Media Komputindo


Kisah ini berawal dengan munculnya dua garis positif pada alat penguji kehamilan yang digunakan oleh Jenny, kekasih Stanton Shaw. Kala itu mereka masih berada di Sunshine High School, Mississippi. Tentu saja Stanton ingin bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, namun Jenny menolak. Beasiswa football untuk kuliah di Columbia yang diperoleh Stanton sangat sayang untuk dilewatkan. Akhirnya Jenny tetap tinggal di Mississippi mengurus Presley, buah hati mereka.

Sepuluh tahun kemudian, Stanton telah menjadi seorang pengacara yang sukses. Kehidupannya di Washington DC merupakan idaman banyak pria. Sesekali Stanton pergi mengunjungi putrinya, namun sebagian besar hidupnya ada di Washington. Dia memiliki seorang partner (di kantor dan di kamar tidur) bernama Sofia Santos. Sofia adalah gadis modern, tidak ingin terikat, dan sangat menikmati kebersamaannya dengan Stanton. Dia tahu cara memuaskan Stanton, dan demikian pula hanya Stanton yang bisa menaklukkan dirinya. Tetapi, ketika Stanton mendengar bahwa Jenny akan menikah, Stanton menjadi panik. Dia harus menggagalkan pernikahan itu. Tidak ada yang bisa memiliki Jenny selain dirinya.

Well....Stanton memang bukan karakter yang menyenangkan. Menyebalkan lebih tepatnya. Dia menyayangi Jenny dan putrinya, tapi tetap saja tidak bisa melepaskan Sofia. Dia bahkan mengajak Sofia kembali ke Mississippi untuk membantunya fokus dalam menggagalkan pernikahan Jenny. Selama di Mississippi, Stanton bahkan sekamar dengan Sofia. Jelas saja banyak yang tidak percaya bahwa Stanton masih mencintai Jenny. 

Di sisi lain, Sofia sudah menyukai Stanton sejak pertama bertemu dengannya. Hubungan kasual yang mereka jalani semakin memperdalam perasaannya pada Stanton. Meski dia tahu Stanton memiliki seorang putri (dan ibu dari putrinya), Sofia tetap berharap dalam hati kecilnya untuk bisa memiliki Stanton. Sofia berusaha menikmati kebersamaannya dengan Stanton, sampai ketika dia tidak bisa lagi menerima bahwa dirinya hanyalah sebagian saja dalam perjalanan hidup Stanton.

Serial contemporary romance ini memuat banyak konten dewasa dan jelas tidak sesuai dengan budaya ketimuran. Tapi novel ini mampu membuat saya terjaga selama dua jam lebih untuk menuntaskannya. Pastikan dirimu sudah dewasa sebelum membaca novel ini, karena isinya bisa bikin kipas-kipas. 


#514 Yang Bertahan dan Binasa Perlahan


Judul Buku : Yang Bertahan dan Binasa Perlahan
Penulis : Okky Madasari
Halaman : 196
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Kabar mengenai buku terbaru dari Okky Madasari ini saya peroleh dari linimasa twitter. Saya sempat mengira buku ini berupa novel seperti lima karya sebelumnya. Ternyata kali ini adalah kumpulan cerpen yang ditulis oleh Okky selama satu dekade, tahun 2007-2017.

Sebanyak 19 cerpen di dalam buku ini mempunyai benang merah yang sama, pertarungan dan daya tahan manusia. Mengutip kata pengantar dari penulisnya, di dalam kumpulan cerpen ini ada kisah manusia yang melawan dan bertahan, ada yang lari dan menyembunyikan diri, dan ada yang tidak punya pilihan selain binasa perlahan.

Yang Bertahan dan Binasa Perlahan, adalah cerpen pembuka sekaligus yang paling panjang. Berkisah tentang seorang lelaki yang memutuskan untuk menjadi transmigran ke Kalimantan. Berbekal tekad ingin punya rumah dan lahan, Bandiman memboyong istri dan ketiga anaknya. Meski harus kehilangan salah seorang anak di dalam perjalanan, Bandiman menunjukkan sikap mencoba melawan. Karena pilihan lainnya adalah binasa. Begitupun dengan cerpen Janin, yang mengisahkan tentang sosok janin yang mencoba bertahan ketika ingin dibinasakan oleh empunya rahim.

Sementara Sarap dan Pemain Topeng, keduanya merupakan kisah tentang orang yang bersembunyi. Yang satu berembunyi di balik status orang gila yang diberikan padanya, yang satunya lagi bersembunyi di balik topeng-topeng berwajah ceria buatannya. Laki-laki di Televisi adalah salah satu cerpen favorit saya. Tentang seorang ibu teroris yang begitu yakin bahwa teroris yang di televisi itu bukan anaknya. Sayangnya, ibu ini tidak bisa bersembunyi dari cercaan media. Dua Lelaki pun merupakan cerpen dengan "nyawa" yang hampir sama. Tentang dua pria yang dulunya bersahabat karib, terpaksa terpisah karena konflik agama. Kali ini mereka bertemu, tampak saling merindu, namun ada sesal dan ngilu yang tak terkatakan.

Keumala berkisah tentang seorang gadis yang ingin berlari dari hidupnya. Dia memilih menjadi perempuan tanpa kehormatan agar bisa pergi dari pengawasan kakeknya. Begitupun dengan Dua Pengantin, yang memilih jalan pintas menjadi pelaku bom bunuh diri untuk menuju surga agar bertemu dengan sepuluh bidadari

Ada juga kisah tentang pria yang mencari hiburan agar bisa bertahan hidup di tempat terpencil. Hiburannya tak lain adalah menyalurkan Hasrat pada murid-muridnya yang masih belia. Ada juga kisah para petinggi Partai Pengasih yang ingin mencari jalan pintas menuju kekuasaan. Namun lucunya berakhir dengan tragis.

Masih ada beberapa cerpen lainnya yang tidak kalah menariknya. Konflik sosial masih menjadi topik utama di dalam cerpen-cerpen ini, senyawa dengan lima buku karya Okky sebelumnya. Meskipun saya membaca versi digitalnya, saya rasa versi cetaknya layak untuk dikoleksi. Sebagai kolektor novel-novelnya, tentunya saya tidak akan melewatkan buku ini untuk dimasukan dalam koleksi saya.


#513 Kerumunan Terakhir


Judul Buku : Kerumunan Terakhir
Penulis : Okky Madasari
Halaman : 360
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Jayanegara adalah seorang pemuda yang kecewa dengan kelakuan Bapaknya. Bapaknya yang terpelajar, bahkan sampai bergelar Doktor dari Inggris ternyata melukai perasaan Ibunya. Bapaknya selingkuh. Berkal-kali, sampai akhirnya Ibunya menyerah dan memilih meninggalkan suami dan anak-anaknya. Jaya hanya bisa diam, meski dalam hatinya dia berontak.
Ada ngilu yang berlapis-lapis. Ada beban berat dalam tiap tarikan napas yang sialnya tak sedikit pun bisa kubagi dengan orang lain. Karena semua orang hanya boleh tahu : aku tidak apa-apa. (Hal 17)
Jaya mencari pelarian. Maera, kekasihnya mengenalkannya pada sebuah dunia. Dunia dimana semua orang bebas berteriak, dunia dimana dia bisa menemukan apa saja. Tidak ada yang peduli apakah yang ada di dunia itu hanya bualan atau memang benar apa adanya. Siapa yang bisa beretorika, dia akan punya panggung. Jaya sendiri memilih untuk tampil dalam wujud dan nama lain. Matajaya, seorang pemuda dari keluarga broken home yang bisa sukses menjadi stuntmen di New York. 

Kerumunan Terakhir menyorot tentang dunia maya dengan segala keriuhannya. Media sosial menjadi panggung tempat manusia-manusia beraksi. Seperti Jaya, orang yang mengenal dunia maya bisa terjebak dan menjadi kecanduan. Jaya sendiri bisa bertahan berjam-jam di depan layar komputer di dalam kamar kost Maera. Uniknya, cara Okky Madasari berkisah, membuat batasan antara dunia maya dan dunia nyata tidak jelas. 

Jujur saja, saya tidak bisa berempati pada Jaya, meski kisah hidupnya lumayan menyedihkan. Dia penuh kepalsuan. Mungkin karena di dunia maya, saya memilih jalan seperti Maera yang tampil dengan identitas aslinya. Jaya menghukum Bapak-nya yang dianggapnya bejat, sementara dia sendiri kelakuannya tidak bisa dibilang santun dan bermoral. 

Novel ini menarik, meski tidak menjadi favorit saya seperti karya Okky sebelumnya. Selalu ada fenomena sosial yang diangkat oleh Okky dalam setiap novelnya. Saat ini kita tidak bisa lagi bersembunyi dari media sosial. Yang perlu dilakukan adalah menjadi orang yang bertanggung jawab di dunia maya. Jejak digital yang kita tinggalkan tidak akan sepenuhnya hilang. Hanya perlu waktu, semua akan terbuka. 


#512 Kana di Negeri Kiwi


Judul Buku : Kana di Negeri Kiwi
Penulis : Rosemary Kesuly
Halaman : 202
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Kana selalu merasa dirinya dibuang oleh ibunya. Selepas perceraian kedua orang tuanya, Kana tinggal dengan ibunya sedangkan ayahnya kembali ke Selandia Baru. Hingga ketika Kana SMA, ibunya hendak menikah lagi. Tidak ingin direpotkan oleh Kana yang selalu membantahnya, Kana dikirim ke Selandia Baru untuk tinggal bersama ayahnya.

Perpindahan ini membuat Kana sedih. Apalagi sebelum dia pindah dia diputuskan pacarnya dengan alasan badannya gemuk. Kana menjadi tidak percaya diri. Sesekali dia akan meminta pendapat sahabatnya, Jyotika, untuk memastikan dirinya tidak gemuk. Berkali-kali juga Jyotika mengatakan bahwa Kana seharusnya lebih menghargai tubuhnya, dan dia tidak gemuk sama sekali. Tapi Kana tidak sepenuhnya mendengarnya. Dia selalu sibuk mencari cara biar bisa baikan lagi dengan mantan pacarnya. Kesibukan Kana dengan dirinya sendiri akhirnya membuatnya mengabaikan sahabatnya, sampai dia tahu bahwa sahabatnya ternyata mengalami hal yang lebih parah dari dirinya.

Saya membaca novel teenlit ini karena rekomendasi dari Daniel. Seandainya saya tidak membaca timeline twitternya saya bahkan tidak tahu ada novel yang mendapatkan Juara 1 Lomba Novel Teenlit Writer 2005. Dan setelah saya membacanya, saya bisa berkata novel ini adalah teenlit rasa original. Ada beberapa problematika remaja yang diangkat di dalam novel ini, mulai dari rasa tidak percaya diri karena verbal abuse, bahkan sampai ke sexual abuse. Gaya berceritanya khas dengan kalimat-kalimat singkat. Dan ada solusi yang ditampilkan atas semua problem di dalam novel ini. Meski terkesan sederhana, tapi saya rasa mudah dipahami oleh remaja.

Selain konflik remajanya, penulis juga berusaha menggambarkan tentang Selandia Baru baguan Utara, dan juga bagaimana kondisi sekolah di sana. Lumayan buat nambah informasi baru. Mungkin novel ini akan sulit dijumpai versi cetaknya. Thank to SCOOP, saya bisa membaca versi digitalnya. Kalau kamu tertarik membacanya bisa membelinya di SCOOP. 



#511 Luna


Judul Buku : Luna
Penulis : Julie Anne Peters
Halaman : 248
Penerbit : Little Brown Books For Young Readers (ebook)

Regan sering terbangun tengah malam. Tepatnya dibangunkan oleh kakaknya, Liam. Malam ini Liam membangunkannya untuk memberitahukan bahwa dirinya sudah menemukan nama baru. Luna. Seperti bulan yang hanya terlihat di malam hari. Demikian pula dengan Luna, yang hanya bisa menjadi dirinya di malam hari.

Sudah lama Liam merasakan bahwa dirinya adalah seorang perempuan, yang terlahir di dalam tubuh laki-laki. Hanya Regan yang tahu tentang status transgender yang dialami Liam. Seringkali Liam masuk ke dalam kamarnya untuk mencoba berbagai pakaian, wig, dan segala macam asesoris wanita. Regan memahami saudaranya itu. Hanya saja, rahasia ini terlalu berat buat Regan. Apalagi Luna berkeras ingin menampilkan dirinya. Dia tidak ingin bersembunyi lebih lama lagi.

Isu LGBT akhir-akhir ini kembali mencuat, seiringan dengan kasus penolakan terhadap salah satu gerai kopi ternama. Sebenarnya sudah banyak novel yang mengangkat topik tentang LGBT. Hanya saja masih sedikit yang menggunakan sudut pandang diluar tokoh yang mengalami LGBT. Di novel ini, pembaca diajak untuk memahami bagaimana seorang adik menerima kondisi kakaknya yang di mata orang lain dianggap tidak normal. Regan harus menjadi tameng sekaligus teman bagi Luna. Regan bahkan merasa dirinya tidak bisa hidup normal seperti orang lain.
My brother was a black hole in my universe. He was sucking the life right out of me
Novel ini juga menjelaskan bahwa seringkali transgender dianggap sama dengan gay. Padahal kedua hal tersebut berbeda. Luna di dalam novel ini menolak disebut sebagai gay. Karena sedari kecil, dia tahu di dalam dirinya dia adalah Lia Marie (nama yang digunakan Liam sebelum berganti menjadi Luna), dan bukannya Liam. Luna pun mengalami penolakan, bullying dari lingkungannya, bahkan dia berpikir lebih baik berhenti hidup daripada menjadi orang yang bukan dirinya.

Novel ini pernah diterjemahkan oleh Gramedia dengan judul sama dalam lini teenlit. Tapi saya lebih suka dengan cover aslinya. Cantik sekali. Novel ini juga memenangkan penghargaan Colorado Book Award For Young Adult tahun 2005. Saya merekomendasikan novel ini untuk dibaca oleh para remaja.




#510 Rumah Lebah


Judul Buku : Rumah Lebah
Penulis : Ruwi Meita
Halaman : 296
Penerbit : Gagas Media

Winaya dan Nawai adalah sepasang suami istri yang saling mencintai. Winaya awalnya berprofesi sebagai seorang wartawan, namun akhirnya beralih profesi menjadi penulis fiksi. Dia memboyong istri dan anaknya meninggalkan Jakarta untuk tinggal di sebuah rumah di tepi danau di Ponorogo. Ini karena mereka tidak ingin lagi dibayang-bayangi oleh "hantu-hantu" yang sering dilihat oleh Mala, anaknya. Kejadian aneh dimana anaknya tiba-tiba saja berada di atas atap rumah di tengah malam, ditambah dengan interaksi sosialnya di sekolah yang dianggap tidak normal, hanyalah dua dari sekian alasan mereka meninggalkan Jakarta.

Namun "hantu-hantu" itu terus mengikuti, meski frekuensinya tidak lagi sama dengan yang dulu. Di rumah yang baru ini ada Winaya dan Mala punya ruangan khusus. Winaya selalu bekerja berjam-jam di ruang kerjanya. Di sebelahnya ada perpustakaan dimana Mala lebih banyak menghabiskan waktunya membaca ensiklopedia. Ada ruangan bawah tanah yang menghubungkan kedua tempat itu, disanalah Nawai terkadang menyalurkan bakat melukisnya. Nawai mendekorasi ulang ruang bawah tanah itu untuk dirinya sendiri. Rumah mereka cukup terpencil, hanya ada satu rumah tetangga. Itupun adalah villa milik seorang pengusaha kaya.

Suatu ketika, Winaya mendapatkan rezeki. Naskah fiksinya akan dadaptasi menjadi sebuah film. Kebetulan pemeran utamanya seorang aktris bernama Alegra, adalah kekasih Rayhan pemilik villa di sebelah rumah mereka. Ketika Alegra mengunang Winaya sekeluarga untuk makan malam di villa Rayhan, distulan malapetaka mulai terjadi.

Saya mencari novel ini sejak saya membaca Misteri Patung Garam dan Alias. Novel ini sangat langka, selain karena sudah terbitan lama, mungkin tidak dicetak ulang lagi. Betapa bahagianya saya ketika menemukannya dalam format digital di Google Play. Dan saya menghabiskannya hanya dalam waktu semalam. Alurnya rapi. Ruwi Meita memang paling lihai dalam menggiring pembaca untuk kemudian dikejutkan dengan twist di bagian akhir. 

Saya suka sekali dengan karakter Mala. Betapa anak istimewa ini bisa menjadi kunci dari misteri para hantu yang hadir di rumahnya. Di sisi lain, anak malang ini begitu mencintai keluarganya sehingga dia mau saja menerima pergaulan dengan hantu-hantu itu. Kemudian ada Nawai yang selalu kuatir dengan kesehatannya, sementara suaminya menganggap dia baik-baik saja. Semua tokoh mendapatkan pengembangan karakter dengan proporsi yang pas. 

Very recommended untuk penikmat novel thriller misteri


#509 Three Sisters


Judul Buku : Three Sisters
Penulis : Seplia
Halaman : 228
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Rera, Gina dan Yumi adalah tiga bersaudara dengan nasib yang berbeda. Rera si sulung yang berusia 32 tahun, belum menikah dan terus mendapatkan wejangan agar tidak menjadi perawan tua. Apalagi kedua adiknya sudah berkeluarga. Gina, anak tengah yang juga wanita karir, sudah menikah dengan dua anak. Namun Gina merasa lelah dengan kehidupan rumah tangganya. Yumi, si bungsu, telah menikah selama tiga tahun namun belum juga mendapatkan momongan. Sementara ibu mertuanya tidak henti-hentinya meneror dengan pertanyaan 'sudah hamil?'

Setiap mereka diperhadapkan dengan persoalan masing-masing. Rera memilih untuk mengikuti saja semua perjodohan dan kencan buta yang ditawarkan padanya. Tapi tak satupun ada pria yang bisa memenuhi kriterianya. Sementara itu, dia harus menghadapi arsitek yang mengawasi pembangunan rumah barunya bernama Xian, yang terkadang suka seenaknya mampir dan numpang makan di rumahnya. Gina memilih untuk mencari kebebasan di luar rumah. Tawaran itu datang dalam sosok Frans, seorang kenalan yang dijumpainya di pub. Bersama Frans, Gina sejenak melupakan rumah yang selalu berantakan, anak-anak yang sulit diatur, dan suaminya yang juga sibuk dengan karirnya. Yumi memilih menjalani masa penantiannya dengan mencoba berbagai macam saran yang dilontarkan kepadanya. Dia bersyukur cinta Ozi, suaminya, yang sangat besar mampu membuatnya bertahan menghadapi ibu mertuanya. Tapi jika harga dirinya terus menerus disakiti, Yumi mencapai batas kesabarannya.

Tiga wanita dengan tiga masalah. Uniknya, ketiganya saling bercermin pada saudarinya. Rera menyalahkan keegoisan Gina yang ingin meninggalkan keluarganya, sementara dirinya bahkan mendapatkan calon suami saja belum. Yumi juga kesal dengan kelakuan Gina yang tidak mensyukuri kehadiran anak-anak di rumahnya. Sementara Gina tidak mau kalah dengan melemparkan dalih baik Yumi bahkan Rera tidak pernah merasakan berada di posisinya.

Saya pernah berada di posisi Yumi, meski ibu mertua saya berbeda 180 derajat dengan mertua Yumi. Saya sangat paham betapa risih, sedih, kecewa, takut yang bercampur aduk terus membayangi perasaan. Mungkin saya nantinya juga akan berada di posisi Gina, ketika yang terasa setiap hari hanya kelelahan semata. Karenanya saya sangat mengapresiasi isi novel ini yang tidak hanya membeberkan masalah yang umumnya dialami wanita urban, tapi juga memberi beberapa pemecahan yang bisa diikuti.

Terlepas dari itu, karakter setiap tokohnya begitu pas. Tidak berlebihan, tapi juga tidak terlalu sempurna. Kehadiran Xian dengan gaya selebornya, Gale dengan kesabarannya, dan juga Ozi dengan kebijaksanannya melengkapi karakter tiga wanita yang bermasalah ini. Sebagai pelengkap, ada Bude Ina, pemilik toko kue yang menjadi semacam ibu peri bagi ketiganya. 

Saya memberikan bintang lima untuk metropop ini. Selain karena pesan moral yang sarat di dalamnya, membaca novel ini seperti membaca kisah three in one. Kamu bisa tertawa sekaligus menangis terharu saat membacanya. Setidaknya itu yang saya alami sendiri. 


#508 Scheduled Suicide Day


Judul Buku : Scheduled Suicide Day
Penulis : Akiyoshi Rikako
Halaman : 277
Penerbit : Haru


Ruri sudah merencanakan kematiannya dengan baik. Dia menuliskan surat terakhirnya yang berisi pesan bahwa ibu tirinya adalah pembunuh ayahnya. Ruri juga sudah memilih lokasi yang tepat untuk kematiannya berdasarkan rekomendasi dari sebuah situs bunuh diri di internet. Sayangnya,rencana bunuh diri Ruri tidak berjalan mulus. Dia ditolong oleh seorang hantu anak laki-laki bernama Hiroaki.

Rencana bunuh diri Ruri tidak lepas dari rasa sakit hatinya terhadap ibu tirinya. Sepeninggal ibu kandungnya yang mati tiba-tiba karena pendarahan otak, Ruri tinggal berdua dengan ayahnya yang berprofesi sebagai koki. Namun kehidupan mereka yang tenang mulai terusik ketika Reiko hadir dalam kehidupan ayahnya. Terlebih lagi pada saat akhirnya ayahnya menikah dengan Reiko. Reiko mengambil alih rumah mereka, dan puncaknya ketika Ruri melihat Reiko berada di samping ayahnya ketika ayahnya ditemukan meninggal di kamar kerjanya. Ruri yang merasa ada yang janggal dari kematian ayahnya mencoba menyelidiki. Namun upayanya termentahkan oleh pihak kepolisian yang mengatakan dia tak punya cukup bukti. Akhirnya Ruri menyerah dan memutuskan ingin "bergabung" dengan kedua orang tuanya.

Akan tetapi usaha bunuh dirinya gagal. Sebaliknya ada hantu yang membuat kesepakatan dengannya. Hiroaki, nama hantu ini, ingin membantu Ruri mencari bukti pembunuhan ayahnya. Ruri memberikan waktu selama enam hari saja. Jika upaya mereka gagal, maka Ruri akan melanjutkan niat awalnya untuk bunuh diri. Dalam enam hari, Ruri mencoba mengumpulkan bukti-bukti dan instingnya benar. Reiko melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kematian ayahnya.

Buku ini sudah saya nantikan sejak ada kabar akan diterbitkan. Berbekal hype dari buku sebelumnya, Holy Mother, saya sudah meniatkan harus membaca buku ini. Masih mengusung tema misteri dengan tokoh remaja, kali ini ada bumbu "hantu" di dalamnya. Untungnya bukan hantu yang menyeramkan. Dan saat membaca buku ini, saya sudah mengantisipasi bakal ada twist yang mengejutkan. 

Mengenai karakter tokoh utamanya, Ruri, sejak awal saya merasa sikap Ruri sepertinya berlebihan. Semua yang dilakukan ibu tirinya terlihat negatif di matanya. Saya nggak bisa merasa kasihan pada Ruri. Apalagi keputusannya untuk bunuh diri itu sepertinya terlalu mudah untuk diambil. Mungkin penulis ingin menunjukkan bahwa bunuh diri bisa menjadi salah satu pilihan orang-orang yang putus asa atau depresi dengan lingkungannya. 

Bagian lain yang menarik adalah ilmu tentang  fengshui dan masakan-masakan di Jepang yang ditampilkan di buku ini. Saya jadi dapat ilmu baru, khususnya tentang hari-hari Rokuyo yang berperan dalam peruntungan. Overall, buku ini memang tidak seintens Holy Mother, tapi tidak ada salahnya mencicipi misteri remaja ini. 


#507 An Heir of Deception


Judul Buku : An Heir of Deception 
Penulis : Beverley Kendall
Halaman : 480
Penerbit : Elex Media Komputindo


Alex Cartwright tidak bisa melupakan sakit hatinya ketika ditinggalkan oleh tunangannya di altar dengan hanya pemberitahuan melalui sepucuk surat. Belum lagi keterpurukan yang dialaminya selama lima tahun. Dan kini Charlotte Rutherford kembali ke Inggris setelah menghilang tanpa kabar. Yang membuat Alex lebih sakit hati, Charlotte kembali dengan seorang anak kecil yang tidka bisa dipungkiri adalah anak Alex.

Dengan berat hati Charlotte kembali ke Inggris karena mendapat kabar saudari kembarnya, Catherine, sedang sakit parah. Tentu saja kedatangannya disambut dengan sukacita oleh keluarganya. Meski demikian Charlotte sangat cemas memikirkan akan bertemu dengan Alex, apalagi dia tidak datang seorang diri. Ketika akhirnya dia bertatap muka dengan Alex, Charlotte tahu perasaannya lima tahun yang lalu terhadap Alex tidak berubah. Dia berutang penjelasan kepada Alex.

Sayangnya Alex tidak mau mendengar alasannya. Tetapi Alex sendiri tidak bisa menyangkap pesona Charlotte masih terus menguasai dirinya. Misi Alex saat ini adalah mendapatkan kembali anaknya, meski dengan demikian dia harus membuat surat pernikahan palsu. Dan untuk menegaskan hubungan mereka, Charlotte dan Nicholas, anaknya, harus tinggal bersama dirinya.

Kisah Alex dan Charlotte adalah buku ketiga dari series The Elusive Lords. Inti utama dari kisah ini adalah masalah keterbukaan. Charlotte yang merupakan anak di luar pernikahan resmi, merasa dirinya tidak pantas untuk Alex yang adalah calon Duke. Namun cintanya membuatnya menerima lamaran Alex. Sayangnya ada pihak yang ingin membatalkan pernikahan itu dengan cara mengancam akan membuka skandal Charlotte yang bisa menyebabkan kedudukan sosial Alex terancam. Charlotte saat itu menjadi tidak yakin dengan cintanya sendiri, apalagi cinta Alex.

Cara keduanya menyelesaikan masalah cukup menarik. Charlotte dengan sabar berusaha menjelaskan pada Alex. Sementara itu Alex sedikit demi sedikit membuka celah untuk Charlotte. Apalagi sudah ada Nicholas yang akan diperjuangkan oleh Alex menjadi pewarisnya. Dan juga secara fisik, Alex dan Charlotte tidak bisa mengingkari ketertarikan mereka. Ada unsur misteri di dalam novel ini, meski masih lebih dominan romance-nya. Dan pengirim surat rahasia yang diterima oleh Charlotte itu sungguh di luar dugaan. 

Empat bintang untuk Alex dan Charlotte.



#506 Gantung


Judul Buku : Gantung
Penulis : Nadia Khan
Halaman : 320
Penerbit : Haru

Gibbs, Ray, Troll dan KJ adalah empat orang siswa di SMCGT, sebuah sekolah elite di Malaysia. Keempat pemuda ini merupakan siswa yang populer dan memiliki banyak penggemar. Meskipun memiliki sifat dan kesibukan yang berbeda, keempatnya sangat kompak dalam berbagai hal. Termasuk tentang wanita. Mereka punya prinsip one for all untuk wanita. Jika salah satu di antara mereka bisa mendapatkan seorang wanita untuk dikencani, maka wanita tersebut harus 'dibagi' dengan yang lain. Dan sejauh ini para wanita tidak ada yang keberatan.

Hingga suatu ketika, Gibbs menyukai seorang gadis di sekolah itu yang bernama Fara. Fara ini juga adalah ketua KP (semacam ketua OSIS kalau di Indonesia). Gibbs diam-diam mendekati Fara. Pendekatan Gibbs bersambut, Fara juga menginginkan dirinya. Gibbs yang baru kali ini merasa benar-benar menyukai seorang gadis tidak rela jika harus berbagi Fara dengan teman-temannya. Mereka berdua bertekad merahasiakan hubungan mereka. Sayangnya, hubungan itu diketahui oleh Deepa, gadis teman sekamar Fara, yang juga menyukai Gibbs. Dari sini malapetaka mulai berawal.

Ini adalah literatur Malaysia pertama yang saya baca. Saat membaca beberapa review di Goodreads saya semakin penasaran. Saya sendiri sempat terkejut dengan ceritanya yang vulgar, dimana di dalam novel ini dikisahkan anak usia SMA yang tidak ragu-ragu melakukan hubungan seksual. Apalagi setting-nya di asrama sekolah elite. Prinsip 'berbagi' diantara Gibbs, Ray, Troll dan KJ ini juga mengejutkan. Kesan misterinya sendiri baru terasa di pertengahan cerita. Yang dominan malah nuansa horornya. Yup...ada hantu di dalam novel ini.

Bayangkan saja adegan dimana ada seorang siswi yang sedang tidur di kamarnya, dan dia diganggu oleh sosok tak kasat mata. Kipas anginnya berputar sendiri, atau ada suara orang mencuci kain di wastafel. Yang lebih horor lagi, hantunya menampakkan diri di dalam mimpi si gadis. 

Yang membuat saya memberi bintang tiga adalah kepiawaian penulis mengaitkan bab per bab menjadi satu kisah yang utuh. Awalnya mungkin membingungkan, tapi semakin ke belakang makin jelas hubungan antara tokohnya. Namun sayang, endingnya bagi saya justu membuat nuansa misteri dan horornya menjadi bias.

Ada banyak istilah-istilah slang di Malaysia yang digunakan di dalam novel ini. Jangan kuatir, ada catatan kaki untuk setiap istilah itu. Terjemahannya bagus, tidak meghilangkan rasa Malaysia-nya. Saya jadi penasaran dengan literatur Malaysia. Semoga ada lagi dari penulis ini yang diterjemahkan oleh Penerbit Haru.



#505 Side By Side


Judul Buku : Side By Side
Penulis : Sofi Meloni
Halaman : 272
Penerbit : Elex Media Komputindo


Rama berkenalan dengan Gita gara-gara sebuah taruhan. Siang itu di perpustakaan kampus, Rama menunggu seorang gadis berkacamata untuk mengetahui nama gadis itu. Keberuntungan ada di pihak Rama, ketika Gita tidak bisa lagi meminjam buku sementara dia sangat membutuhkan buku itu. Rama pun meminjamkan kartu ID-nya untuk digunakan oleh Gita. Gita yang tahu maksud Rama mengajaknya kenalan akhirnya luluh karena bantuan Rama. Dia pun membantu Rama untuk memenangkan taruhan. Ternyata kesepakatan taruhannya adalah bahwa Rama harus berpacaran dengan Gita.

Rama dan Gita adalah dua sosok yang bertolak belakang. Bagi Rama, masa kuliah itu harus dinikmati sebebas-bebasnya. Rama bahkan mengabaikan beberapa mata kuliahnya agar bisa lebih lama berada di kampus. Sementara Gita adalah mahasiswi dengan penuh perencenaan. Setiap langkah dalam hidupnya telah diatur sedemikian rupa. Tidak ada waktu bersantai atau bermain-main. Ketika Gita berkenalan dengan Rama, satupun dari mereka tidak menyangka jika hal peminjaman buku akan berlanjut.

Teraturnya hidup Gita sebenarnya tidak lepas dari kondisi keluarganya, khususnya keberadaan kakaknya, Luna. Di mata orang tuanya, Luna adalah sosok anadalan, yang bisa menjadi panutan. Luna mendapat beasiswa untuk kuliah di Jakarta. Gita dituntut untuk seperti kakaknya itu. Yang orang tuanya tidak tahu, sudah beberapa waktu ini Luna berubah. Bukannya kuliah, dia sibuk dengan anak geng motor, pacarnya. Beasiswanya dicabut, hidupnya tidak jelas. Beberapa kali Luna datang mengambil uang Gita, dan mengancam agar Gita tidak melaporkannya ke orang tua mereka.

Kesepakatan "pacaran" antara Rama dan Gita tidak mulus-mulus saja. Gita berusaha membuat Rama sadar akan pentingnya berusaha keras dan merencanakan hidup. Sementara Rama juga berusaha mengjak Gita bersenang-senang. Masalah mulai muncul ketika Gita menyalahartikan perhatian Rama padanya. Gita mulai menyukai Rama. Namun ternyata selain karena taruhan, Rama memanfaatkan Gita untuk membuat Jess, mantan pacarnya, kembali padanya. 
Kamu, kehadiranmu, tidak pernah ada dalam rencanaku. Sama halnya aku tidak pernah merencanakan untuk jatuh cinta dan patah hati karenamu. (Hal 251)
Ini adalah novel keempat dari Sofi Meloni, salah satu penulis yang karyanya selalu saya tunggu. Kali ini tulisan Sofi semakin matang, meski menurut pengakuan penulis naskah novel ini hanya ditulis dalam waktu sebulan. Saya suka dengan berbagai macam kontradiksi yang dihadirkan di dalam novel ini. Kedewasaan Gita yang berhadapan dengan kekanak-kanakan Rama, keteraturan Gita bertemu dengan amburadulnya Rama, cara berpikir Rama yang simpel bertabrakan dengan kompleksnya isi kepala Gita. Saya juga suka bagaimana cara penulis memasukkan episode "jatuh cinta tanpa terencana" dalam kehidupan Gita yang penuh dengan rencana. Ketika Gita mengalami patah hati, saya juga ikut menangis sedih. 

Membaca novel ini tidak butuh waktu lama, mungkin karena saya terlarut dalam kisahnya. Terlepas dari beberapa hal yang mengganggu (misalnya gambar covernya dimana si cowok diwakili oleh sepatu keds, bukannya sepatu boot seperti yang digambarkan dalam ceritanya), saya rasa bintang lima layak saya berikan untuk novel ini. 


#504 Touché: Rosetta


Judul Buku : Touché: Rosetta
Penulis : Windhy Puspitadewi
Halaman : 200
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama 


Penggemar novel fantasy dalam negeri mungkin sudah menunggu terbitnya kelanjutan serial Touché ini. Buku kedua-nya terbit pada tahun 2014, dan sesuai siklus 3 tahunan (menurut penulisnya), maka buku ketiga diterbitkan pada tahun ini. Sebelum membacanya, saya mau ngasih peringatan: read on your own risk

Seperti kisah para kaum Touché sebelumnya, kali ini kita akan diajak berkenalan dengan Edward Kim, pemuda berpostur tinggi agak kurus dan bermata sipit yang memiliki kemampuan bisa menyerap informasi dari sebuah tulisan hanya dengan menyentuhnya. Keunikannya apapun bahasa dan tulisan yang tertera di situ, bisa dipahami langsung oleh Edward. Namun kemampuannya ini tidak bisa berlaku jika tulisannya merupakan produk digital. Profesor Fischer yang menyadari kemampuan Edward memanfaatkannya untuk keperluan menerjemahkan prasasti atau dokumen kuno. Hal ini tentunya menguntungkan Profesor Fischer, sementara bagi Edward tidak ada masalah selama dia mendapatkan banyak uang.

Masalah mulai muncul ketika salah satu Profesor Hamilton, rekan kerja Profesor Fischer, ditemukan tewas terbunuh. Ellen Hamilton, putri angkat Profesor Hamilton bersama dengan Yunus King, meminta bantuan Edward untuk membuka brankas rahasia yang diduga akan memberikan jawaban siapa pembunuh Profesor Hamilton. Pada kesempatan itu juga, Edward mendapatkan penjelasan dari Yunus mengenai siapa dirinya. Edward sangat terkejut mengetahui ada banyak orang terkenal yang termasuk dalam kaum Touché seperti dirinya. Termasuk Jean-Francois Champolitan, yang menerjemahkan Batu Rosetta.

 Petualangan Edward, Ellen dan Yunus untuk membuka misteri pembunuhan Profesor Hamilton dimulai. Ketika Edward (dibantu oleh Ellen yang memiliki ingatan eidetic) berhasil membuka brankas itu mereka menemukan buku tua yang berisi tulisan-tulisan kuno. Edward menerjemahkan seluruh isi buku itu, dan memindahkan terjemahannya di dalam laptop milik Ellen. Tanpa mereka sadari, nyawa mereka menjadi taruhannya. 

Novel ini sungguh adalah novel yang page-turner. Membaca novel ini mengingatkan saya saat membaca buku-buku Dan Brown, karena misteri yang ingin dipecahkan oleh Edward dan timnya terkait dengan para tokoh legendaris dari Italia seperti Michaelangelo dan Leonardo Da Vinci. Siapa yang menyangka kalau mereka juga termasuk dalam Touché ? Meski saya bisa menebak beberapa bagian dari misteri di dalam novel ini (seperti patung David dan lukisan di langit-langit kapel) dan juga siapa yang membunuh Profesor Hamilton, tapi saya ikut merasakan rasa penasaran dan ketegangan saat membaca novel ini.

Lantas resiko apa yang saya singgung di awal postingan ini? Karena novel ini ditutup dengan ending mengejutkan sekaligus menggantung. Belum lagi ada kehadiran Hiro Morrison yang membuat saya semakin penasaran. Membayangkan baru bisa membaca kelanjutannya 3 tahun lagi sempat membuat saya kesal. 


[Giveaway] #503 Momiji


Judul Buku : Momiji
Penulis : Orizuka
Halaman : 210
Penerbit : Inari


Patriot Bela Negara, seorang pemuda kelahiran Indonesia, yang sangat kesal dengan nama pemberian Ibuk-nya. Salah satu alasannya adalah karena kenyataannya postur tubuhnya sangat jauh dari gambaran patriot. Pabel (begitu teman-temannya menyingkat namanya) adalah sosok pemuda kurus, pucat, dan alergi pada debu. Trauma dengan namanya, membuat Pabel tidak mencintai negaranya sendiri. Dia justru ingin pergi ke Jepang, terutama karena dia sendiri adalah seorang otaku.

Maka Pabel mati-matian belajar bahasa Jepang dan menabung untuk pergi ke sana. Dia mengambil sekolah bahasa selama 1 bulan. Pabel ternyata punya misi lain, ingin mencari sosok Yamato Nadeshiko (istilah orang Jepang untuk menggambarkan wanita ideal) yang mau menjadi pacarnya. Di Jepang, Pabel tinggal di rumah keluarga Shiraishi. Nanami-san (ibu keluarga Shiraishi) mengatakan kalau dia mempunyai anak gadis seusia Pabel yang bernama Momiji.

Momiji dalam bahasa Jepang berarti dedaunan yang berubah menjadi berwarna merah saat musim gugur. Pabel sudah membayangkan sosok gadis impiannya. Ternyata tidak perlu lama-lama menemukan Yamato Nadeshiko-nya. Sayangnya ketika Pabel bertemu dengan Momiji pertama kali yang ada dia pingsan karena dipukul dengan menggunakan pedang bambu oleh Momiji, setelah dituduh sebagai pencuri susu.

Sosok Momiji yang seperti preman berambut merah dan kusut megar ternyata tidak seramah yang dibayangkan Pabel. Momiji, yang ternyata telah meninggalkan rumah selama 3 tahun, akhirnya pulang. Namun bukannya disambut dengan baik, Momiji justru selalu bertengkar dengan ibunya. Ketika Momiji memaksa untuk menjadi pengawal Pabel selama di Jepang membuat hari-hari Pabel di Jepang langsung berubah drastis dari rencananya.

Ketika saya melihat di toko buku online langganan ada novel karya Orizuka yang terbaru, secara impulsif saya langsung membelinya. Apalagi sampulnya yang sangat eye-catching ini sungguh menggoda. Belum lagi nama tokohnya unik, Patriot Bela Negara. Saya sendiri termasuk orang yang tidak habis pikir kalau ada orang tua yang memberi nama anaknya se-aneh itu. Jadinya saya penasaran sekali dengan kisahnya Pabel ini. Dan saya tidak kecewa, gaya tulisan Orizuka yang mengalir lancar sangat menghibur. Seandainya saya penyuka anime dan segala yang berbau Jepang-jepangan, pasti saya memberikan nilai sempurna untuk novel ini.

Saya membaca novel ini hanya dalam waktu 2 jam. Saking menikmatinya, saya merasa novel ini terlalu singkat. Ada bagian dimana tiba-tiba hari-hari Pabel di Jepang melompat ke hari ke-24 dan dia sudah mau pulang. Padahal saya masih ingin tahu tentang Pabel dan Momiji.


Well....ada yang juga ingin membaca kisah Pabel dan Momiji? Saya akan memberikan buku ini kepada satu orang yang beruntung. Meski sudah tidak dalam kondisi tersegel, buku ini sudah saya beri sampul plastik PLUS ada tanda tangannya Orizuka. 

Caranya sederhana, tulis nama, email dan akun twitter-mu di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa follow blog ini via GFC (lihat di sidebar). Kalau kamu mau share tentang giveaway ini di akun twittermu juga boleh. Saya tunggu ya sampai tanggal 3 Juni 2017. Pengumumannya akan saya posting di sini pada tanggal 4 Juni 2017.

-----
Hai semuaa... terima kasih sudah mau ikutan giveaway ini ya... Jadi, langsung saja satu orang yang beruntung akan mendapatkan buku Momiji adalah....

vanisa desfriani

Selamat ya buat kamu. Nanti akan saya hubungi via DM twitter. Untuk yang belum beruntung jangan berkecil hati ya... tetap rajin berkunjung ke blog ini, akan ada giveaway berikutnya dalam waktu dekat. Ditunggu yaaa...

#502 Close Enough To Touch


Judul Buku : Close Enough To Touch
Penulis : Victoria Dahl
Halaman : 504
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Grace Barret akhirnya menginjakkan kakinya di Wyoming. Dalam perjalanannya menuju Vancouver, dia singgah di Wyoming karena mendapatkan tempat tinggal sementara dari bibi buyutnya. Seandainya Grace masih mempunyai uang dan tidak berutang pada mantan kekasihnya, dia tidak akan menerima tawaran ini. Setidaknya selama sebulan, dia akan mencari uang di tempat persinggahan ini. Namun menjumpai apartemen yang dijanjikan bibi buyutnya dalam keadaan terkunci, membuat amarah Grace tersulut.

Cole Rawlins terpana melihat seorang gadis berambut ungu yang berusaha membuka pintu apartemen di depan apartemennya. Yang pasti gadis ini langsung membuat Cole tertarik. Ada sesuatu yang liar dan keras di dalam diri gadis itu yang membuatnya tertarik. Apalagi ketika Grace, begitu dia memperkenalkan diri, membalas keramahannnya dengan angkuh. Tapi keangkuhan ini tidak berlangsung begitu lama. Saat Grace ingin merayakan pekerjaan barunya, dan Cole ingin melupakan kekesalannya, keduanya bertemu di kedai minum dan berakhir dengan seks kilat di apartemen Cole.

Di beberapa bab awal, saya dibuat bingung dengan karakter Grace. Dia ingin menunjukkan karakter yang tangguh, kuat, bahkan dia dengan lugas mengatakan ingin memanfaatkan Cole untuk kesenangan semata. Tapi ada ketakutan yang besar yang selalu membayangi Grace sehari-hari. Ketakutan itu bukan semata-mata karena utangnya pada mantan kekasihnya, tapi juga pada masa lalunya. Sementara itu Cole juga punya ketakutan tersendiri. Cedera parah pada pinggul dan pahanya membuatnya terancam tidak bisa lagi menunggangi kuda, padahal dia ingin mengambil alih peternakan milik teman ayahnya. Cara Cole dan Grace saling memanfaatkan, kemudian saling menyalahkan, tetapi juga saling membutuhkan, berkali-kali dengan pola seperti itu membuat saya hampir menyerah menyelesaikan novel ini. Namun menjelang bagian akhir, novel ini ternyata mulai asyik. Ada kalimat yang diucapkan oleh Cole yang saya rasa menjadi inti dari kisah pasangan unik ini. 
Mungkin takut berarti kita masih hidup, mungkin itu berarti kita belum menyerah kalah (hal. 486)
Terlepas dari kedua tokoh utama yang berusaha mengatasi ketakutan mereka, saya terhibur dengan kehadiran Aunt Rayleen, bibi buyutnya Grace, yang kata-kata sarkasnya malah jadi hiburan yang lucu. Tapi saya masih bingung sama cover versi terjemahan ini, yang gambarnya bath tube. Kayaknya ga ada hubungannya sama isi ceritanya deh. Masih mending cover aslinya yang gambarnya cowok dan cewek di sofa. Setidaknya memang ada adegan di sofa yang lumayan steamy #eh






#501 What A Gentleman Wants


Judul Buku : What A Gentleman Wants
Penulis : Caroline Linden
Halaman : 496
Penerbit : Elex Media Komputindo

Marcus Reece, Duke of Exeter, selalu menjadi penyelamat bagi adik kembarnya, David Reece. Hutang-hutang Davis, perselingkuhannya dengan istri seorang bangsawan, dan masih banyak kekacauan yang dilakukan oleh David, semuanya ditalangi oleh Marcus. Suatu ketika, David mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah seorang janda pendeta, Hanna Preston. David ingin sekali membalas kebaikan hati Hannah. Ketika dia tahu bahwa Hannah harus segera pindah dari rumah jabatan pendeta itu dan tidak punya tempat tinggal, David mengutarakan lamarannya untuk Hannah. Setelah berpikir panjang, Hannah menerima lamaran itu.

Namun alangkah terkejutnya Hannah ketika dia mengetahui bahwa yang tercantum di buku nikahnya bukan nama David, melainkan saudara kembarnya, Marcus. David sendiri menghilang setelah meninggalkan Hannah di London, di kediaman Duke of Exeter. David bahkan menyurati ibu dan saudara perempuannya mengenai pernikahan Marcus dan mengarang kisah cinta mereka. Duchess Dowager yang sudah lama ingin menikahkan putranya menyambut gembira kehadiran Hannah. Marcus yang merasa terjebak, sekali lagi harus membereskan kekacauan yang ditimbulkan adiknya itu. Meski tidak mengenal dan tentunya tidak menyukai Hannah, Marcus tetap memperkenalkannya sebagai Duchess of Exeter. Setidaknya dia mendapatkan satu keuntungan dengan menikahi Hannah.

Hannah, meski sosok yang sederhana, namun dia punya karakter yang kuat. Dia cerdas, penyayang dan mampu menguasai keadaan. Meski dia tidak setuju harus berbohong pada banyak orang, lambat laun dia mulai mengagumi Marcus. Hannah memahami pengorbanan yang dilakukan oleh Marcus. Marcus sendiri mulai menikmati kehadiran Hannah. Dia menyukai Hannah yang bisa diajaknya bertukar pikiran, namun tahu kapan harus diam dan tidak bersuara. 

Selain konflik hubungan Marcus dan Hannah, Marcus juga berusaha mengungkap kasus pemalsuan uang. David diduga terlibat di dalamnya. Oleh karena itu Marcus sangat berhati-hati agar David tidak dipenjarakan. Setiap malam dia harus ikut berjudi untuk mengumpulkan bukti-bukti. Saya suka dengan penyelesaian konflik pemalsuan uang ini, dimana yang tampil sebagai pahlawan adalah Duchess of Exeter.

Novel ini sepertinya adalah debut-nya Caroline Linden, dan ada tiga buku dalam series Reece Family Trilogy ini. Ketiganya sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Dan tentunya saya penasaran dengan kisah cintanya David.


#500 Sintren


Judul Buku : Sintren
Penulis : Dianing Widya Yudhistira
Halaman : 295
Penerbit : Grasindo


Saraswati, lahir dalam keluarga miskin. Marto, bapaknya, hanya bisa bekerja serabutan. Terakhir dia bekerja sebagai penarik becak. Sementara Sinur, ibunya, bekerja sebagai buruh ikan asin pada seorang juragan kaya di kota Batang, Pekalongan. Setiap hari Sinur ingin agar putri satu-satunya itu membantunya bekerja. Sementara Saras yang duduk di bangku kelas 5 SD hanya ingin bersekolah. Jika saja bisa, dia ingin bisa bersekolah sampai kuliah.

Suatu hari Saras terpaksa menemani ibunya bekerja menjemur ikan asin. Juragan Wargo pemilik usaha pengeringan ikan tempat Sinur bekerja melihat kecantikan Saras, dan ingin menikahkan Saras dengan anaknya, Kirman. Tentu saja Sinur bahagia mendengar rencana itu. Meski Marto tidak menyetujui keinginan istrinya, ketika Juragan Wargo datang untuk melamar Saras, akhirnya Marto dan Sinur menerima lamaran itu. Sayangnya, ada orang yang tidak suka dengan perjodohan ini. Wartini, yang emaknya meninggal pasca ditabrak oleh Kirman, dengan segala cara membatalkan perjodohan itu. Kirman tak jadi menikahi Saras. Sinur yang kepalang malu dan kecea, akhirnya berhenti bekerja.

Ketika seorang kawan lamanya datang menemui Sinur untuk meminta bantuan dicarikan anak gadis yang akan dijadikan Sintren, tidak ragu-ragu Sinur mengajukan anaknya. Saras yang mengetahui bahwa honor Sintren bisa digunakan untuk membiayai sekolahnya, langsung setuju. Yang penting dia bisa bersekolah. Saras harus melewati ujian untuk menjadi Sintren. Di antara sekian banyak anak gadis yang dipanggil menjadi Sintren, hanya Saras yang lolos. Maka dimulailah perjalanan Saras menjadi seorang Sintren.

Sintren adalah sebuah kesenian rakyat yang dinilai memiliki unsur mistis. Seorang anak gadis perawan, yang selanjutnya disebut sintren, akan dimasukkan ke dalam kurungan ayam. Seorang pawang mulai membaca mantra diiringi gending. Ketika kurungan dibuka, sintren yang sudah berpakaian lengkap dan berkacamata hitam akan mulai menari. Penonton yang mau menari bersama sintren, harus melemparkan sapu tangan ke sintren. Setelah selesai menari, sintren akan mengedarkan tampah untuk diisi uang oleh penonton. Selanjutnya sintren masuk kembali ke dalam kurungan. Kesenian ini terkenal di pesisir pantai utara pulau Jawa. Tidak sembarangan gadis yang bisa menjadi sintren. Seperti Saras, ada ujian yang harus dilaluinya.

Novel ini mengangkat sisi kehidupan rakyat yang hidup di bawah garis kesejahteraan di pesisir pantai utara. Novel ini memperlihatkan bagaimana kemiskinan membuat seorang ibu merelakan anaknya menjadi seorang Sintren. Meski akhirnya Sinur menyesali perbuatannya, dia tidak bisa memutar kembali keadaan. Apalagi Saras bisa membantu perekonomian keluarga dengan menjadi Sintren. Sayangnya, tidak semua orang menyukai hal itu. Diceritakan banyak pria yang terpesona oleh kecantikan Saras, bahkan ada yang menjadi gila karenanya. Kemudian banyak pula wanita, termasuk para istri, yang mengalami kekecewaan karena lelaki mereka mengejar-ngejar Saras.

Sebelum membaca buku ini, saya belum tahu bahwa ada budaya di Indonesia yang bernama Sintren. Novel ini membuka wawasan saya. Istimewanya, novel ini menceritakan apa yang dialami Saras ketika dia menjadi Sintren, ketika dia berada dalam keadaan tidak sadar. Pembaca bisa mengetahui alam takhayul yang dialami Saras. Gaya bercerita yang mengalir dengan cepat membuat pembaca tidak akan bosan saat membaca novel ini. 

Sesungguhnya, prosa seperti ini seharusnya mengambil tempat penting dalam literatur di Indonesia. Tapi sepertinya, novel ini tidak begitu populer ya... Padahal novel seperti inilah yang membuat budaya Sintren tetap hidup, meski suatu saat nanti kita tidak akan menjumpai lagi pertunjukan Sintren di Indonesia.




#499 Honeymoon Express


Judul Buku : Honeymoon Express
Penulis : Mia Arsjad
Halaman : 312
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Shera bertemu kembali dengan cowok yang pernah disukainya semasa kuliah. Alva, cowok pencinta lingkungan yang selalu membuat jantungnya berdebar-debar itu, kini hadir kembali di hadapannya. Setelah enam tahun berpisah, perasaan yang dimilikinya untuk Alva ternyata tidak berubah. Dia masih menyukai pria itu. Namun harapannya pupus ketika Alva memintanya untuk merancang perjalanan bulan madu untuknya.

Shera memang memiliki biro yang mengurus tentang bulan madu. Honeymoon Express, adalah mimpi Shera sejak lama. Kesukaannya pada tempat-tempat romantis membuatnya menjalankan mimpinya itu. Usahanya cukup sukses, dia memiliki karyawan yang bisa dipercaya. Namun untuk bulan madu Alva, Shera mau meng-handle-nya sendiri. Bermain api, kata sahabatnya Yulia. Setidaknya Shera bisa merasakan berada di dekat Alva sekali lagi. Shera bisa melihat betapa Alva sangat mencintai kekasihnya, sampai rela merancang perjalanan bulan madu dan melakukan ujicoba untuk memastikan semuanya sempurna. Sungguh Keisha, kekasih Alva adalah orang yang beruntung.

Alva sendiri juga merasakan hal yang sama dengan Shera. Enam tahun lalu dia tidak punya keberanian mengungkapkan perasaannya. Kini saat mereka dipertemukan kembali, Alva mencoba untuk mengabaikan getaran yang selalu muncul di hatinya jika berada di dekat Shera. Dia harus fokus pada Keisha. Tapi fokusnya buyar saat di Shera mereka ada di Bali, dan Alva tidak kuasa menahan diri untuk mencium Shera. Shera membalasnya, dan sesaat kemudian Shera meninggalkannya dengan kemarahan yang besar.

Saya selalu suka dengan tulisan Mia Arsjad. Setidaknya belum pernah ada karyanya (yang sudah saya baca) yang membuat saya memberi nilai di bawah 3 bintang. Gaya menulisnya yang santai tetapi tidak melupakan detail membuat saya langsung tertarik ingin membaca novel ini begitu terbit. Meski saya sempat dibuat senewen dengan karakter Shera yang kebanyakan mikir dan "bermain-main" dengan jodoh. Tetapi profesi Shera yang seorang pemilik biro perjalanan bulan madu ini adalah hal yang baru dan menarik untuk disimak. Begitu juga dengan perjalanan bulan madu yang dirancangnya untuk Alva, bikin mupeng deh.

Sayangnya, profesi Alva yang seorang animator tidak banyak diulas, dan perpindahan POV antara Alva dan Shera sering sekali berganti tanpa terduga. Meski sama-sama menggunakan POV orang ketiga, saya kadang bingung apakah ini dari sisi Alva atau sisi Shera. Tapi overall, bacaan ini menyenangkan. Buat kamu yang ingin berbulan madu, tidak ada salahnya mengintip rencana yang dibuat Shera di dalam novel ini. Dijamin romantis habis.


#498 Pangeran Pengantin Casper


Judul Buku : Pengantin Pangeran Casper
Penulis : Sarah Morgan
Halaman : 224
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Holly baru saja diputuskan oleh tunangannya karena alasan sepele, rambutnya merah seperti senja. Holly yakin tunangannya mencampakkannya demi gadis pirang itu karena dia belum ingin menyerahkan dirinya sepenuhnya pada tunangannya. Dan sekarang saat Holly masih bersedih, dia harus melayani keluarga kerajaan yang datang ke Inggris untuk menonton rugby. Dia dipilih karena tidak berbahaya, begitu kata atasannya, mengingat reputasi Pangeran Casper yang selalu terlihat bersama wanita-wanita.

Saat melihat Holly yang menyeka air matanya, Casper mendekatinya. Seorang pelayan tentunya tidak berbahaya. Namun rasa tertarik yang kuat pada Holly membuatnya lupa diri, dan Casper mendapatkan keperawanan Holly di ruang makan itu. Holly sendiri yang merasa baru kali ini ada yang begitu memperhatikan dirinya dan menganggapnya menarik, menyerah pada pesona Casper. Ketika semuanya selesai, Holly memberanikan diri mengecup bibir Casper. Dan saat itu, semua kamera mengarah padanya.

Holly melarikan diri dan bersembunyi. Belum cukup satu masalah yang dihadapinya karena tindakan impulsifnya, dia mendapati dirinya hamil. Saat dia berusaha menata kembali hidupnya, Casper menemukannya, dan memerintahkan dirinya untuk menikah karena Holly mengandung ahli waris kerajaan. Kehidupan Holly pasca pernikahan tidak mulus. Dia berusah menunjukkan kepeduliannya pad Casper, terutama karena dia ingin anaknya mendapatkan cinta kasih dari ayahnya. Tapi Casper menolak memberikan cintanya. Dan pukulan telak bagi Holly adalah ketika Casper mengakui dirinya mandul akibat kecelakaan yang pernah dialaminya.

Sejujurnya saya hampir tidak menyukai novel ini, karena dibuka oleh adegan Casper yang bercinta dengan Holly, di saat kondisi Holly sedang rapuh. Sesudahnya, Casper menuduh Holly sengaja menarik perhatiannya demi uang dan ketenaran. Tapi sikap gigih Holly yang polos namun menggemaskan itu yang membuat saya bertahan membaca novel ini. Bahkan membuat saya terjaga semalaman.Saya suka dengan cara Holly memenangkan hati semua pelayan di kerajaan Casper, mengingat dirinya sendiri pernah berada di posisi itu. Dan bagaimana Casper perlahan demi perlahan meruntuhkan keegoisannya karena mencoba untuk lebih mengenal Holly.

Saya sempat berharap ada sedikit drama mengenai kondisi kehamilan Holly, tapi ternyata nggak ada. Dan cara Casper menemukan kembali kepercayaan dirinya dan juga cintanya pada Holly agak terlalu cepat, seakan-akan ada arahan yang bilang, okey sudah waktunya kisah ini berakhir bahagia. Tapi saya cukup senang karena membaca novel ini membangkitkan kembali selera baca saya yang sempat turun.


#497 Boy Toy


Judul Buku : Boy Toy (Pentagon Series #1)
Penulis : aliaZalea
Halaman : 384
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Sebagai pembaca karya aliaZalea sejak debut pertamanya, Miss Pesimis, saya tidak bisa melewatkan satu pun karya beliau. Dan mengingat antara satu buku dengan buku lainnya ada koneksinya, Boy Toy jadi incaran saya sejak ada pengumuman aliaZalea akan mengeluarkan buku baru. Kali ini merupakan serial "beneran". Kenapa saya bilang beneran? Karena ya itu... buku-bukunya aliaZalea sebelumnya sebenarnya bisa menjadi satu serial sendiri alih-alih dalam format single.

Tema yang diusung dalam series ini adalah Boyband. Agak-agak terlambat sih mengingat kepopuleran boyband di Indonesia sudah mulai turun hits-nya. Tapi kalau mempertimbangkan boyband Korea yang masih banyak seliweran itu, mungkin masih okelah. Apalagi toh Pentagon dalam novel ini bukan boyband yang baru. Kurang lebih sudah lima tahun umurnya.

Jadi, Pentagon adalah boyband yang terdiri atas lima personel yaitu Taran, Adam, Erik, Nico dan Pierre. Mereka terbentuk sebagai grup vocal alumni X-Factor, ajang pencarian bakat menyanyi yang disiarkan di televisi. Kebetulan Pentagon ini sekarang berada di bawah manajemen artis MRAM miliknya Revel. Pembaca setia karya aliaZalea tentunya tahu tentang sosok Revel yang muncul di novel Celebrity Wedding itu. 


Salah satu personel Pentagon yaitu Taran, menyukai seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih tua darinya. Lea, wanita yang dijumpainya tanpa sengaja saat sedang melakukan tour di Bali. Ada yang unik pada diri Lea, yang membuat Taran ingin mendekati gadis itu. Lea tidak seperti cewek-cewek kebanyakan yang akan langsung histeris ketika melihat dirinya, Lea justru lari menjauh darinya. Sayangnya pertemuan di Bali tidak berlanjut karena kesibukan Taran dan boybandnya.

Lea sendiri tidak akan tahu siapa Taran Pentagon jika sahabatnya, Bela, tidak ikut-ikutan histeris ketika mengetahui mereka menginap di hotel yang sama sewaktu di Bali. Lea sudah menutup hatinya rapat-rapat terhadap makhluk bernama pria sejak ditinggalkan begitu saja oleh Reiner, tunangannya di hari pertunangan mereka. Lagipula Lea seorang dosen dengan gelar doktor, tidak mungkin akan bersama anggota Boyband,Brondong dan ABG, tiga hal yang tidak akan diasosiasikan dengan dirinya. Tapi takdir berkata lain. Pertemuan keduanya dengan Taran membuatnya mulai berpikir bahwa Taran worth it untuk berada di lingkaran terdekatnya. 

Kalau biasanya di novel-novel romance, yang anti komitmen itu hero-nya, di Boy Toy justru Lea yang tidak ingin masuk dalam komitmen. Bagi Lea, tahap paling jauh yang bisa ditolerir olehnya adalah berpacaran. Itupun karena saling suka dan rasa nyaman. Ketika Taran mengungkapkan cinta pada Lea, yang ada Lea kembali lari dari Taran. Di dalam buku pertama dari Pentagon Series ini seakan mau mengungkapkan bahwa kedewasaan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan kadangkala tidak ditentukan oleh umur.

Konsistensi karakter Taran dan Lea dalam novel ini menarik untuk dicermati. Taran, yang sukses di usia muda dengan kelompok vocalnya terkadang masih merasa insecure dengan dirinya sendiri. Dia sering tidak yakin akan kemampuannya. Tapi dalam hal mencintai Lea, Taran sangat yakin. Sempat tergoyahkan sih ketika lagi-lagi Lea lari darinya, sampai membuat Taran melakukan self destruction dengan mabuk-mabukan. Sementara Lea, meski masuk dalam kelompok geeky, sangat tidak percaya diri dalam urusan cinta, tapi tetap bisa berpikir kritis dalam kondisi apapun. Ohya, satu bintang yang saya berikan pada novel ini karena penulis bisa menggambarkan dengan baik bagaimana seorang dosen perempuan (apalagi dengan gelar doktor) terkadang dianggap kaku dan membosankan. Karakter Lea sebagai seorang dosen ini tidak hanya sekadar tempelan saja. Mungkin karena latar belakang pekerjaan aliaZalea yang juga seorang dosen, jadi dia paham benar bagaimana karakter Lea dibangun. Cara Lea berpikir yang terstruktur dan kadang mengalahkan perasaannya itu bertahan sampai akhir cerita. Contohnya karena Reiner meninggalkannya tanpa alasan yang jelas, alam sadarnya Lea berpikir ada yang salah pada dirinya sehingga Reiner pergi. Dan kalau ada yang salah pada dirinya, tentunya hubugannya dengan pria manapun tidak akan berhasil. Apalagi dengan pria yang umurnya lebih muda dari dirinya dan latar belakang yang jauh berbeda dengannya.

Bintang lainnya saya berikan karena jalan cerita yang mengalir dengan asyik. Saya suka sekali membaca bagian dimana kelima personil Pentagon berkumpul. Mereka sudah kayak soulmate. Saling bercanda, saling mengumpat, saling mendukung. Ohya, berhubung label novel ini adalah novel dewasa, membacanya pun memerlukan kedewasaan dalam berpikir. Tenang saja...ga ada adegan kipas-kipas kok. Hanya saja ada beberapa hal yang bertentangan dengan budaya timur yang muncul di dalam novel ini. Misalnya pemikiran Taran bahwa oke-oke saja jika mereka tinggal bersama ketika statusnya masih berpacaran. Yah...anggap saja gaya hidup metropolitan. Namanya juga Metropop.

Well...saya jadi tidak sabar ingin membaca kisah para cowok-cowok Pentagon lainnya. Sudah ada hint tentang Nico dan tetangga misteriusnya. Bisa jadi berikutnya adalah kisahnya Nico. Please...jangan lama-lama ya terbitnya.