desty baca buku

~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

#524 A Hole in The Head


Judul Buku : A Hole in The Head
Penulis : Annisa Ihsani
Halaman : 232
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Ann kali ini harus berlibur bersama ayahnya. Perjalanan liburannya yang semula direncanakannya bersama neneknya berubah karena sang nenek harus menemani bibinya Ann yang sedang melahirkan. Indira, ibunya Ann, kemudian mengusulkan Ann untuk terbang ke Lembah Lauterbrunnen, Swiss menjumpai ayah, ibu tiri dan adik tirinya. 

Gertjan, ayah Ann mengelola sebuah penginapan bersama dengan istrinya Nina. Mönchblick Inn merupakan warisan Nina dari ayahnya. Di musim liburan seperti ini biasanya penginapan itu ramai. Namun sudah setahun lebih penginapan ini kurang pengunjung. Ada rumor yang beredar bahwa ada hantu yang gentayangan dan mengganggu pengunjung di hotel itu. Awalnya Gertjan dan Nina tidak mau menceritakan masalah itu pada Ann. Tapi akhirnya Ann tahu sendiri berkat mulut besar Jo, cucu dari Bertha tukang masak penginapan, dan sedikit cerita dari Paman Daniel, adik Mama Nina.

Konon katanya di kamar 303, ada bayangan hitam yang membuat orang menjadi takut. Kemudian ada suara-suara aneh. Ann sendiri sempat mendengar langkah kaki di depan kamarnya ketika malam tiba. Namun saat dia melihat ke koridor tak ada satupun orang. Belum lagi suara ketukan dan rumor tentang Matteo, yang gantung diri di pohon di penginapan itu.

Buku ini adalah novel ketiga dari Annisa Ihsani yang saya baca. Novel ini bernuansa misteri dan supranatural, mengingatkan saya akan bacaan detektif cilik yang mencoba mengungkap suatu kasus di masa liburan. Ann digambarkan sebagai gadis kecil yang cerdas, tertarik pada sulap, dan pemberani. Meskipun dia tidak ingin ikut campur pada urusan orang dewasa, tapi dia ingin sekali membantu ayahnya yang tampak kesulitan. Belum lagi Mama Nina yang harus mengurus bayi Emil, dan juga memikirkan nasib penginapan peninggalan ayahnya yang dicintainya. 

Gambaran satu bagian wilayah Swiss diceritakan dengan baik. Air terjun, perbukitan dan danau membuat pembaca ingin sekali hadir di lokasi itu. Yang saya suka juga adalah penjelasan ilmiah dari masalah yang dihadapi oleh Ann. Mungkin satu-satunya yang disayangkan adalah cover buku ini. Gambaran dua anak kecil itu rasanya tidak sesuai dengan usia Ann dan Joe. 

Kalau boleh memilih, Teka-Teki Terakhir masih menjadi favorit saya diantara ketiga buku Annisa yang sudah saya baca. Tapi saya tetap menunggu karya-karya Annisa Ihsani berikutnya. Soalnya Annisa sudah masuk dalam dafatr penulis yang karyanya dinantikan oleh saya. 


[Wrap Up] Goodreads Reading Challenge 2017


Goodreads Reading Challenge bukan hanya sekadar tantangan membaca. Bagi saya GRC ini sudah menjadi panduan saya dalam membaca buku sepanjang tahun. Di awal tahun 2017, saya menargetkan untuk membaca 100 buah buku, yang selesai kalau ga salah pada bulan Juli 2017. Kemudian targetnya saya naikkan lagi menjadi 150 buku. Dan di penghujung Desember, saya berhasil membaca 185 buku. Mission complete. 



Yang menarik adalah dari 185 buku itu, hanya 19 buku yang saya baca dalam wujud cetak (printed book). Sisanya saya baca dalam bentuk digital, baik itu melalui SCOOP, Bookmate, Google Playbook, atau ebook lepasan. Perilaku membaca ini banyak dipengaruhi oleh kesibukan, sehingga saya memanfaatkan waktu luang atau mengorbankan jam tidur malam demi membaca buku. 

Tidak semua buku yang saya baca kemudian saya review di blog. Hanya ada 55 review  buku yang terbit sepanjang tahun 2017. Sisanya hanya saya review sekilas di akun goodreads saya. Berikut ini adalah daftar bacaan saya selama tahun 2017. 

January
  1. Holy Mother - Akiyoshi Rikako
  2. After Wedding - Pradnya Paramitha
  3. Hey, You! - Pelangi Tri Saki
  4. Damn, You! - Pelangi Tri Saki
  5. Taken By Tuesday - Catherine Bybee
  6. Tergoda Kekasih Masa Lalu - Maya Banks
  7. Rayuan Kekasih Masa Lalu - Maya Banks
  8. Sentuhan Cinta Sang Kekasih - Maya Banks
  9. Pengantin Impian Sang Maharaja - Penny Jordan
  10. Lukisan Sang Permaisuri - Sharon Kendrick
  11. Perempuan Yang Dihapus Namanya - Avianti Armand
  12. Sizzling - Susan Mallery
  13. Some Kind of Wonderful - Winna Efendi
  14. Cinta Untuk Anna - Lynn Raye Harris
  15. Putri Penuh Skandal - Kate Hewitt
  16. Pria Di Balik Luka - Caitlin Crews
  17. Menantang Sang Pangeran - Sarah Morgan
  18. Putri Bayangan - Maisey Yates
  19. Putri Impian Alessandro - Carol Marinelli
  20. Bundel Berbagi Cerita Berbagi Cinta - Clara Ng
February
  1. Kesetiaan Mr. X - Keigo Higashino
  2. Rules of Third - Suarcani
  3. Affectum - Nessa Theo
  4. Tempting - Susan Mallery
  5. Perkawinan - Emma Darcy
  6. Kekasih Sang Miliuner - Emma Darcy
  7. Menaklukkan Costarella - Emma Darcy
  8. Mempelai Ramirez - Emma Darcy
  9. Cinta Bersemi di Outback - Emma Darcy
  10. Larutan Senja - Ratih Kumala
  11. Sang Konsulen Spanyol - Sarah Morgan
  12. Kembali Ke Pelukanmu - Jennie Lucas
  13. Kekasih Terakhir Sang Jutawan - Susan Mallery
  14. Negeri Para Peri - Avianti Armand
  15. Istri Idaman Ferrara - Sarah Morgan
  16. The Suffragette Scandal - Courtney Milan
  17. The Dangerous Jacob Wilde - Sandra Marton
March
  1. Touche: Alchemist - Windhy Puspitadewi
  2. Imaji Terindah - Sitta Karina
  3. The Seduction Challenge - Sarah Morgan
  4. San Francisco - Ziggy Z.
  5. The Number You Are Trying To Reach Is Not Reachable - Adira Kirana
  6. Bagai Bumi Berhenti Berputar - Clara Ng
  7. Private Confession - Lori Borrill
  8. The Heat Is On - Jill Shalvis
  9. Other Half of Me - Elsa Puspita
  10. Good Girls Don't - Victoria Dahl
  11. Girls In The Dark - Akiyoshi Rikako
  12. Rahasia Anak Dr. Ferrero - Jennifer Taylor
  13. The Passionate Marriage - Indah Hanaco
  14. Lost and Found - Fanny Hartanti
  15. Unraveled - Courtney Milan
  16. Out Of The Frying Pan - Courtney Milan
  17. Unlocked - Courtney Milan
  18. Birthday Gift - Courtney Milan
  19. Pahlawan dan Miliuner - Maureen Child
  20. Senirasa : Teman Resep Masakan Indonesia - Rima Sjoekri
  21. And Then He Kissed Her - Laura Lee Guhrke
April
  1. Sang Putri dan Sang Pemintal - Neil Gaiman
  2. Emakku Bukan Kartini - Hasanudin Abdurakhman
  3. Cinta Sang Konsulen Spanyol - Kate Hardy
  4. Adulthood Is A Myth - Sarah Andersen
  5. Godaan Tak Terduga - Kate Hardy
  6. Kenangan Sang Pangeran - Scarlet Wilson
  7. Can't Get Enough - Sarah Mayberry
  8. Broken Angel - Anna Anderson
  9. Married By Mistake - Abby Gaines
  10. Anak Rahasia Sang Miliuner Italia - Trish Morey
  11. A Millionaire fo Cinderella - Barbara Wallace
May
  1. Beauty & Her Billionaire Boss - Barbara Wallace
  2. Always and Forever, Lara Jean - Jenny Han
  3. Boy Toy - aliaZalea
  4. Pengantin Pangeran Casper - Sarah Morgan
  5. City Cinderella - Catherine George
  6. Honeymoon Express - Mia Arsjad
  7. Sintren - Dianing Widya Yudhistira
  8. Let's Fall In Love - Rina Suryakusuma
  9. What A Gentleman Wants - Caroline Linden
  10. Momoji - Orizuka
  11. Table For Two #1 - Rumi Ichinohe
  12. Table For Two #2 - Rumi Ichinohe
June
  1. Para Bajingan yang Menyenangkan - Puthut EA
  2. Close Enough To Touch - Victoria Dahl
  3. Touche: Rosetta - Windhy Puspitadewi
  4. What Happen at The Office : Ngantor Segan Nganggur Tak Mau - Rena W
  5. 135 Hours - Stefiany Emasurya
  6. Side By Side - Sofi Meloni
  7. Too Hot To Handle - Victoria Dahl
  8. Pernikahan Sang Dokter - Abigail Gordon
  9. Bosku, Kekasihku - Amanda Browning
  10. Namaku Mandy, Aku Sayang Mami - Fira Basuki
  11. Iyut Yang Lucu - Fira Basuki
  12. Sekolah Baruku - Fira Basuki
  13. Gantung - Nadia Khan
  14. You Are My Moon - Rompaeng
  15. An Heir of Deception - Beverley Kendall
  16. Scheduled Suicide Day - Akiyoshi Rikako
  17. How To Stay Single - Christian Simamora
  18. Three Sisters - Seplia
  19. Rumah Lebah - Ruwi Meita
July
  1. Rumah Kertas - Carloz Maria Dominguez
  2. No Strings - Janelle Denison
  3. #AboutLove - Tere Liye
  4. Luna - Julie Anne Peters
  5. Hana-kun The One I Love #1 - Fuyo Kumaoka
  6. Hana-kun The One I Love #2 - Fuyo Kumaoka
  7. Hana-kun The One I Love #3 - Fuyo Kumaoka
  8. Hana-kun The One I Love #4 - Fuyo Kumaoka
  9. Hana-kun The One I Love #5 - Fuyo Kumaoka
  10. Hana-kun The One I Love #6 - Fuyo Kumaoka
  11. Hana-kun The One I Love #7 - Fuyo Kumaoka
  12. Hana-kun The One I Love #8 - Fuyo Kumaoka
  13. Hana-kun The One I Love #9 - Fuyo Kumaoka
  14. Hana-kun The One I Love #10 - Fuyo Kumaoka
  15. Kana di Negeri Kiwi - Rosemary Kesauly
  16. Miss Cupid - Mia Arsjad
  17. Grafitti of Love - Uri Sugata
  18. You Are My Wing - Yuka Kitagawa
  19. de Buron - Maria Jaclyn
  20. Rona Hidup Rona - Mia Arsjad
  21. Kerumunan Terakhir - Okky Madasari
  22. Dil3ma - Mia Arsjad
  23. Oriana's Wedding Diary - Ayana Kamila
  24. Satu Ruang - Aqessa Aninda
  25. One Hot Scot - Suzanne Enoch
  26. Mantra Lilith - Hendri Yulius
  27. Buku Latihan Tidur - Joko Pinurbo
  28. Haduh, Aku Di-Follow - Joko Pinurbo
  29. Selamat Menunaikan Ibadah Puisi - Joko Pinurbo
August
  1. Yang Bertahan dan Binasa Perlahan - Okky Madasari
  2. Daring To Date The Boss - Barbara Wallace
  3. Her Secret Fling - Sarah Mayberry
  4. Putri yang Terdesak - Rebecca Winters
  5. Overruled - Emma Chase
September
  1. Craving For The Forbidden - India Grey
  2. In Bed With Stranger - India Grey
  3. Seduce by Sunday - Catherine Bybee
  4. Treasured by Thursday - Catherine Bybee
  5. Belajar Lucu dengan Serius - Hasta Indriyana
  6. The Manga Guide to Molecular Biology - Masaharu Takemura
  7. Engaged to Her Ravensdale Enemy - Melanie Milburne
  8. Makrame - Dias Novita Wuri
  9. The Chronicle of a 35-Year-Old Woman - Kincir Mainan
  10. Maid of Dishonour - Heidi Rice
October
  1. 'Twas The Night After Christmas - Sabrina Jeffries
  2. Dirt In My Boots - Titi Sanaria
  3. Fowl Languange: The Struggle Is Real - Brian Gordon
  4. Cinder Ana on Duty - Sofi Meloni
  5. Welcome Home, Rain - Suarcani
  6. The Devilish Mr. Danvers - Vivienne Lorret
November
  1. Provocative In Pearl - Madeline Hunter
  2. Marrying Winterborne - Lisa Kleypas
  3. Journal of Gratitude - Sarah Amijo
  4. Laut Bercerita - Leila S. Chudori
  5. Pelisaurus dan Cerita Lainnya - Gunawan Tri Atmodjo
  6. Misteri Bilik Korek Api - Ruwi Meita
  7. Cinta Sang Pangeran - Kate Hewitt
  8. The Second Best - Morra Quatro
  9. Sirkuit Kemelut - Ashadi Siregar
  10. TwinWar - Dwipatra
  11. Romansick - Emilya Kusnaidi
  12. Sophismata - Alanda Kariza
  13. Love You More - Devania Annesya
  14. See You In The Cosmos - Jack Cheng
December
  1. What A Boss Want - Christian Simamora
  2. Impian Demian - Nimas Aksan
  3. Her Accidental Boyfriend - Robin Bielman
  4. Love At School - Guntur Alam
  5. Big Mushy Happy Lump - Sarah Andersen
  6. A Little Thing Called Baper : Friendship - Hanny Widiani
  7. A Little Thing Called Baper : Love - Hanny Widiani
  8. That Summer - Ayu Rianna
  9. One of Us Is Lying - Karen M. McManus
  10. Seventeen Once Again - Handi Namire
  11. A Sweet Mistake - Vevina Aisyahra
  12. Happiness Is ... 500 Thngs To Be Happy About - Lisa Swerling
  13. Friendship Is ... 500 Reasons To Appreciate Friends - Lisa Swerling
  14. Happiness Is... 500 ways to show I Love You - Lisa Swerling
  15. Heaven's Price - Sandra Brown
  16. Raindrops Serenade - Dya Ragil
  17. The 'O' Project - Firliana Purwanti
  18. Angry Birds Playground: Animal - Jill Esbaum
  19. Angry Birds Playgorund : Dinosaurs - Jill Esbaum
Untuk berikutnya saya tetap akan mengikuti Goodreads Reading Challeng 2018. Untuk tahap awal saya akan memasang target 104 buku, atau 2 buku seminggu untuk dibaca. Semoga bisa terlampaui lagi targetnya. 

[Wrap Up] Read and Keep Challenge 2017


 hosted by Alvina @ orybooks

Tahun ini saya menetapkan aturan yang sama seperti tahun kemarin. Untuk setiap buku/ebook yang selesai saya baca, saya akan menyisihkan Rp10.000,-. Dananya tentu saja akan saya gunakan untuk membeli buku yang baru lagi. 

Di tahun kemarin saya masih ada dana sisa sebesar Rp649.700. Dan semoga tahun ini bisa dapat lebih banyak lagi. Daftar penggunaan dananya juga akan saya paparkan di halaman ini.

Sampai dengan 27 Desember 2017 saya sudah membaca 185 buku, jadi total dana yang ada tahun ini Rp 1.850.000,-. Pundi-pundi saya sekarang isinya Rp2.499.700,-. Meanwhile, saya sudah menggunakan dana untuk membeli buku (beserta ongkirnya) berikut ini:

  1. Raden Mandasia & Rumah Kertas (Rp149.000,-)
  2. Beli Paket SCOOP Premium Januari 2017 (Rp89.000,-)
  3. Beli Paket SCOOP Premium Februari 2017 (Rp89.000,-)
  4. The Number You Are Trying To Reach (Rp16.000) *ebook
  5. Other Half of Me & Silent Wife (Rp102.400)
  6. Beli Paket SCOOP Premium Maret 2017 (Rp89.000)
  7. Beli Paket SCOOP Premium April 2017 (Rp89.000)
  8. Beli Paket SCOOP Premium Mei 2017 (Rp89.000)
  9. Scheduled Suicide Day & Momiji (Rp147.400)
  10. Silence (Rp75.000)
  11. Beli Paket SCOOP Premium Juni & Juli 2017 (Rp178.000)
  12. Beli Paket SCOOP Premium Agustus 2017 (Rp89.000)
  13. Beli Small Great Things, Klik, Yang Bertahan dan Binasa Perlahan (Rp250.000)
  14. The Second Best (Rp12.600)
  15. Forgotten Colors (Rp26.500)
  16. What A Boss Want & Sophismata (Rp134.600)
  17. Beli Paket SCOOP Premium September 2017 (Rp89.000)
  18. Dark Matter (Rp28.000)
  19. Animal Fact Files & Winnie The Pooh Boxset (Rp485.000)
  20. Ayah Anak Beda Warna & Pelisaurus (Rp117.500)
  21. Beli Paket SCOOP Premium Oktober 2017 (Rp89.000)
  22. Beli Paket SCOOP Premium November 2017 (Rp89.000)
  23. Beli Paket SCOOP Premium Desember 2017 (Rp89.000)
Jadi... setelah ditotal, pengeluaran saya tahun ini sebesar Rp2.612.000. Huahaha...minus Rp112.300 dong... itu artinya setara dengan 14 buah buku yang harus saya baca di tahun depan. Saya habis banyak di langganan Scoop Premium sih, tapi worth it kok.. karena sekitar 70% buku yang saya baca itu dari SCOOP Premium. Semoga tahun depan membacanya lebih giat lagi. Amin. 

[Wrap Up] BBI Read and Review Challenge 2017


 Periode : 1 Januari - 31 Desember 2017

Menulis review untuk sebuah buku masih menjadi terapi bagi saya ketika habis membaca buku. Selain itu menulis review juga penting sebagai pengingat akan isi buku yang pernah saya baca. Maklum, saya orangnya gampang lupa sama isi buku yang sudah dibaca. Mengikuti BBI Read & Review Challenge 2017 ini hanyalah sebagai selingan saja. Sekaligus menantang saya untuk memvariasikan bacaan saya selama setahun.

Sebenarnya masih ada waktu kurang lebih 4 hari lagi, tapi sepertinya saya menutup saja #BBIRRC2017 ini. Ternyata ada beberapa kategori yang tidak bisa saya selesaikan, dan ada kategori yang diselesaikan berkali-kali. Kelihatanlah jenis bacaan saya kayak apa. Tapi sebenarnya dari 180an buku yang saya baca tidak semua saya tuliskan reviewnya di blog ini.  Berikut adalah capaian saya dalam #BBIRRC2017

Kategori Single Point

  1. Classic Literature, adalah buku-buku sastra klasik
  2. Children Literature, adalah buku-buku bertema dan cocok untuk anak-anak kecil hingga usia middle grade (SMP), atau usia hingga 15 tahun.
  3. Young Adult Literature, adalah buku-buku bertema remaja (Young Adult) dan New Adult (NA), berusia SMA hingga kuliahan, atau berusia 16-22 tahun.
  4. Asian Literature, buku-buku yang berlatar belakang Asia, bertema kehidupan Asia, atau penulisnya berasal dari Asia.
  5. Indonesian Literature Before 80’s, buku-buku asli dari Indonesia yang terbit sebelum tahun 1980
  6. Self-Improvement & Self-Help, merupakan buku-buku pengembangan diri.
  7. Poetry, buku-buku puisi, baik dari Indonesia maupun luar Indonesia.
  8. Biografi Pahlawan Indonesia, adalah buku-buku yang menceritakan kisah hidup pahlawan Indonesia.
  9. Award Winning Books, adalah buku-buku yang memenangkan sebuah penghargaan atau lebih.
  10. Science-Fiction, buku-buku dengan genre utama science-fiction.
  11. Dystopia, buku-buku dengan genre utama dystopia.
  12. Adventure, buku-buku mengenai petualangan dan memiliki tema utama petualangan.
  13. Historical Fiction, adalah buku-buku dengan genre utama fiksi historis. Bisa romance, non romance.
  14. Fantasy Fiction, adalah buku-buku dengan genre utama fantasy.
  15. Paranormal Romance, adalah buku-buku dengan genre dan elemen utama paranormal romance, tentang vampire/shifter/makhluk non-manusia.
  16. Contemporary Romance, adalah buku-buku yang memiliki genre utama romance dan berlatar belakang kontemporer, dengan tokoh yang sudah berusia dewasa.
  17. Erotic Romance, buku-buku dengan genre utama romance dan memiliki unsur eroticism yang besar.
  18. Sport Fiction, buku-buku fiksi dengan tema olahraga, baik romance maupun non-romance.
  19. Thriller and Crime Fiction, adalah buku-buku yang memiliki genre utama thriller dan fiksi kejahatan.
  20. Wedding Literature, buku-buku yang memiliki tema pernikahan (wedding)
  21. Graphic Novels & Comic Books, adalah buku-buku komik, novel bergambar, dan novel berilustrasi.
  22. Debut Authors, adalah buku dari pengarang yang melakukan debut pada tahun 2017 (buku pertama), bisa fiksi bisa non fiksi
  23. Hobby Nonfiction, adalah buku-buku nonfiksi mengenai hobi, seperti crafting, travel, fotografi, motor dan mobil, dsb
  24. Brick Books, adalah buku-buku yang memiliki ketebalan buku minimal 500 halaman dalam bentuk fisik (paperback/hardback) maupun digital (sesuai dengan edisi Kindle/ebook)
  25. Name In A Book, adalah buku-buku yang memiliki nama tokoh (nama depan/belakang) pada judulnya, dan bukan pada nama serinya

Kategori Ten Point

  1. Full Series, membaca dan mereview satu seri penuh selama tahun 2017, minimal memiliki 3 buku (trilogi) dalam satu seri dan semua review dimasukkan ke dalam linky
  2. Buku Pengarang Lima Benua, mereview buku-buku dari masing-masing satu pengarang dari setiap benua (Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia), sehingga dalam tema ini akan ada 5 link/tautan review. Buku yang dibaca boleh fiksi, bisa nonfiksi.
  3. Lima Buku dari Penulis yang Sama, membaca dan mereview lima buku dari penulis yang sama, namun bukan bagian dari seri (harus stand-alone), bisa fiksi maupun nonfiksi
  4. Historical Non Fiction, merupakan buku-buku historis nonfiksi, bisa berupa ensiklopedi, buku sejarah, dll

#523 Raindrops Serenade

Judul Buku : Raidrops Serenade
Penulis : Dya Ragil
Halaman : 264
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Siang itu, Risa sempat lupa dengan tanggung jawabnya sebagai panitia seksi acara PPA di kampusnya. Untungnya Luna, sahabatnya menelponnya dan mengabarkan bahwa dia mendapat tugas untuk menemani Luna bertemu dengan Lima Oktaf, band pengisi acara di PPA itu. Mendengar nama band-nya saja membuat Risa tidak semangat. Ada kejadian di masa lampau terkait dengan band itu yang membuaynya tidak menyukai band favorit Luna.

Tidak banyak yang tahu jika Risa bisa menciptakan sebuah lagu. Lima tahun yang lalu, dia dan Amel menulis sebuah lagu yang kemudian entah bagaimana lagu itu bisa menjadi hits populer band Lima Oktaf. Risa mencoba mengklarifikasi pada para personil band bahwa mereka melakukan plagiasi. Tapi tidak ada tanggapan dari band tersebut. Yang ada Risa di-bully  habis-habisan oleh para fans Lima Oktaf. Parahnya lagi, Amel meninggalkannya setelah merasa kecewa karena menganggap Risa yang membocorkan lagu itu ke band Lima Oktaf. Risa depresi dan mencoba bunuh diri. Untung saja, percobaan bunuh dirinya gagal. Namun, Risa tidak serta merta lepas dari masalah. Tidak lama kemudian, Pandu, tetangganya yang juga menjadi idolanya meninggal karena sakit jantung. Kehilangan bertubi-tubi terhadap Risa membuat orang tua Risa menjadi overprotektif pada anak gadis mereka satu-satunya itu.

Ide plagiarisme, copyright, sampai pada proses kreatif membuat sebuah lagu memang menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Belum lagi ada masalah cyberbullying yang dialami oleh Risa. Ramuan segala problematika itu dijadikan satu dalam novel Young Adult ini. Sayangnya saya kurang bisa "klik" dengan tokoh utamanya, Risa. Karakter Risa yang bitter, gampang mencurigai orang, nggak bisa percaya sama orang lain, sampai selalu menarik diri, malah membuat saya nggak bisa simpatik padanya. Iya, dia mengalami depresi yang parah sampai semua orang memperlakukannya layaknya porselen. Tapi apa harus dia jadi jutek sama semua orang? Bahkan sama Luna, sahabatnya sendiri, dia berbuat demikian hanya karena Luna fans dari Lima Oktaf.

Beberapa bagian dialog atau kalimat Risa juga terkesan dipaksakan dan berulang (novel ini ditulis dari sudut pandang orang pertama, Risa). Misalnya jika Risa dipeluk oleh orang lain, penggambarannya selalu 'pelukannya membuat badanku remuk' atau semacam itu. Mungkin mau memperlihatkan ringkihnya kondisi Risa. Atau penjelasan beberapa mata kuliah Fisika yang diambil oleh Risa seakan-akan Fisika itu sulit sekali. Sama adegan pertengkaran sinisnya dengan Amel yang digambarkan betapa Risa sangat membenci Amel dan sebaliknya.

Tapi... lirik lagu ciptaan Risa memang bagus sih. Kalimat-kalimatnya puitis. Juga pada sepertiga bagian akhir novel ini mampu membuat saya terjaga menyelesaikan bacaan ini. Mungkin karena segala misteri dalam hidup Risa akhirnya terungkap di bagian ini. Overall...saya memberikan bintang dua pada salah satu novel luaran Gramedia Writing Project ini.




#522 Sophismata


Judul Buku : Sophismata
Penulis : Alanda Kariza
Halaman : 272
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Sudah kurang lebih tiga tahun lamanya Sigi menjadi staf administrasi Johar Sancoyo, seorang anggota DPR Komisi VI. Selain Sigi, ada Catra dan Gilbert yang adalah Tenaga Ahli dan bekantor di ruangan yang sama. Bukannya tidak menyukai pekerjaannya, Sigi hanya merasa sudah saatnya dia mendapatkan promosi. Terutama karena dia merasa mampu untuk bekerja dalam tim Johan sebagai Tenaga Ahli.

Sayangnya, Johan tidak berpendapat sama. Baginya keberadaan Sigi di bagian administrasi sangat membantu pekerjaannya. Lagipula Sigi hanyalah lulusan S1, sedangkan untuk menjadi Tenaga Ahli dibutuhkan kualifikasi minimal S2. Sesuai saran Gilbert, Sigi mencoba mencari jalan lain agar dipandang oleh Johan. Dia mulai membaca informasi tentang Koperasi dan Kewirausahaan mengingat proyek besar Johan berikutnya ada di bagian itu.Sigi bahkan sempat tampil cemerlang di hadapan Unit Staf Kepresidenan kala Johan dan timnya sedang mempresentasikan suatu proyek untuk memuluskan langkah Johan menjadi calon Menteri.

Di kesempatan terpisah, Sigi bertemu dengan Timur, kakak kelasnya di SMA yang mengagumi Johar sebagai seorang tokoh politik. Timur sendiri sedang mendirikan partai politik bersama sejumlah anak muda lainnya. Pertemuannya kembali dengan Sigi mengingatkannya pada rasa sukanya terhadap Sigi bertahun-tahun lalu saat masih SMA. Mungkin sekarang ada jalan bagi mereka untuk bisa bersama.

Sophismata is a proposition of which the truth value is difficult to determine, because it is ambiguous, puzzling or simply difficult to interpret.

Saya mencari arti dari kata Sophismata sebelum membaca novel ini, dan menemukannya di sini. Kata ini sangat cocok dengan apa yang dialami Sigi ketika dia berhadapan dengan dunia politik. Bagi Sigi yang senang membuat kue, politik itu bisa dianalogikan sebagai proses membuat kue. Perlu persiapan yang matang. Tapi semakin lama berkecimpung di dunia politik membuat Sigi semakin membenci politik. Dia melihat bagaimana Johar lebih mengutamakan peluangnya menjadi Menteri daripada mengurusi kepentingan orang banyak. Atau ketika Johar tersandung masalah affair dengan seorang perempuan muda. 

Hidup Sigi adalah hitam dan putih. Sementara politik banyak bermain di wilayah abu-abu. Sebagai pembaca, saya memahami kekesalan Sigi yang dianggap tidak mumpuni hanya karena dia seorang perempuan dan berijazah S1. Saya pernah mengalami perasaan itu sewaktu saya masih seorang sarjana, dan melihat kemampuan kolega saya yang pendidikannya jauh lebih tinggi tidak lebih baik daripada apa yang saya bisa lakukan. Sebenarnya kalau Sigi memang hanya ingin hitam dan putih, ya dia tinggal memilih untuk terus atau keluar dari arena politik itu.

Untungnya ada Timur, yang bisa membantu Sigi memahami dunia politik yang dicintai Timur itu. Tadinya saya berharap akan ada konflik tersendiri antara Sigi dan Timur yang memiliki pandangan terhadap dunia politik yang berbeda. Tapi ternyata harapan saya ketinggian. Timur bisa menerima Sigi yang tidak menyukai politik, dan Sigi meski awalnya mempertanyakan mengapa Timur menyukai dunia politik, toh tidak mengganggu Timur dengan partainya. Seakan-akan romansa Timur dan Sigi hanya pemanis saja.

Yang membuat saya bertanya-tanya adalah kenapa akhirnya Johar memberikan lampu hijau kepada Sigi sebagai Tenaga Ahli? Apakah itu hanya sebagai permintaan maafnya belaka? Apakah aturan bahwa seorang Tenaga Ahli harus S2 benar-benar ada atau bisa diakali oleh si anggota DPR ini?

Terlepas dari kekurangan yang ada, novel ini cukup informatif. Premis dunia politik, partai, anggota DPR menjadi satu daya tarik karena rasanya belum ada novel yang mengangkat latar belakang seperti itu. Novel ini juga mencoba memperkenalkan bagaimana kerjanya seorang anggota DPR lewat sudut pandang seorang staf administratif. Untuk itu novel ini layak diberi bintang tiga. 


#521 Misteri Bilik Korek Api


Judul Buku : Misteri Bilik Korek Api
Penulis : Ruwi Meita
Halaman : 240
Penerbit : Grasindo


Sunday ditemukan oleh Bu Martha di kota Ambon saat kerusuhan melanda kota itu. Sunday dibawa ke Klaten dan dibesarkan di panti asuhan. Setelah SMA, Sunday dipercaya oleh pengelola panti asuhan untuk membantu menjaga beberapa adik-adik yang masih kecil. Ketika Bu Martha menemukan sebuah rumah di Jogja, dia memindahkan sebagian anak-anak ke Jogja. Sunday dibawa serta, karena Sunday bersekolah di Jogja. Di antara beberapa anak yang ikut serta ke Jogja, salah satunya adalah Emola.

Emola adalah anak yang unik. Dia jarang bicara dan suka menyendiri. Karena sama-sama berasal dari Ambon, ibu Martha meminta Sunday untuk lebih dekat kepada Emola. Emola sering terlihat memegang bandul kalung yang digunakannya. Anak-anak lainnya tidak begitu menyukai Emola karena tidak mau bergaul dengan mereka.

Misteri mulai terasa ketika mereka menemukan satu bilik khusus di balik wallpaper di kamar baru mereka. Bilik korek api. Bilik itu memang dipenuhi dengan kotak korek api dan juga replika yang terbuat dari korek api. Rupanya pemilik sebelumnya adalah seorang filumeni (pengoleksi korek api). Di dalam bilik itu juga terdapat buku dongeng tentang gadis korek api. Kalau Sunday dan kelima adiknya senang dengan bilik rahasia itu, berbeda dengan Emola. Emola merasakan ada bahaya di dalam bilik itu. 

Diceritakan dari sudut pandang Sunday dan Emola, kisah ini saling melengkapi. Kalau Sunday menceritakan apa yang bisa dilihat di dunia nyata, Emola melihatnya dari dunia berbeda. Di mata Emola dunia ini dipenuhi binatang-binatang, sehingga terkadang dia tidak bisa membedakan mana yang nyata atau tidak. Emola yang menggunakan bahasa dan dialeh Ambon saat bercerita seperti cenayang dengan kekuatan mata batin yang hebat. Bagian kisah Emola ini yang membuat saya bergidik saat membacanya, dan ingin segera pindah ke bagiannya Sunday. Setidaknya ada Nugi yang so sweet yang membuat bagian Sunday lebih berwarna. Apalagi saya membacanya di malam hari... serem rasanya. Mau berhenti kok nggak bisa juga. 

Selain filumenis, saya tertarik dengan arsitektur rumah jengki yang digambarkan di dalam novel ini. Saat mencari gambar yang mana sih yang dimaksud rumah jengki, saya teringat kalau di sekitaran Stadion Mandala Krida Jogja, memang ada beberapa rumah tua Belanda. Padahal menurut penjelasan Nugi, rumah jengki ini adalah bentuk perlawanan terhadap kolonial Belanda lewat arsitektur. Keren deh...risetnya sampai ke situ.