~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

[Giveaway Winner] International Book Giving Day

(source of pic : bookgivingday.com)


Tahukah kamu, kalau setiap tanggal 14 Februari diperingati sebagai International Book Giving Day? Kalau belum, sekarang kamu tahu. Menurut situs bookgivingday, tujuan peringatan ini adalah untuk menyebarkan buku ke sebanyak mungkin anak-anak. Apalagi hampir semua orang tahu jika 14 Februari diperingati sebagai hari kasih sayang kan? Mengapa tidak berbagi kasih sayang lewat buku?

Tentu saja semua orang bisa berpartisipasi dalam perayaan ini. Ada banyak cara. Berikan buku pada saudara atau kerabat, tinggalkan buku di ruang publik, atau donasikan buku ke taman baca, perpustakaan atau kelompok baca.

Saya pun ingin berbagi buku lewat Giveaway via blog ini. Ada dua buah buku yang ingin saya bagikan. Memang bukan buku anak, tapi saya yakin banyak yang pengen membaca buku ini. 



Karena masing-masing hanya tersedia 1 eksemplar, jadi buku ini akan diberikan untuk 2 orang yang beruntung. Silakan meninggalkan komentar buku apa yang kamu pilih, juga alamat email/akun twitter-mu. Kamu hanya boleh memilih 1 buku saja ya...

Ohya, giveaway ini dibuka selama satu minggu s.d tanggal 20 Februari 2018. Pengumuman akan saya tampilkan di postingan ini juga pada tanggal 21 Februari 2018. So...selamat memilih. dan Happy International Book Giving Day
-----------------------------------------

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua. Ada 26 peserta yang berminat untuk buku The Hate U Give dan 6 orang peserta untuk The Rosie Effect. Setelah diundi, yang beruntung adalah...

RICO MARTHA -- mendapatkan The Hate U Give
MARFA U -- mendapatkan The Rosie Effect

Selamat untuk kalian berdua... saya akan menghubungi via email dan twitter. Untuk yang lainnya, terima kasih sekali lagi. Semoga kalian beruntung pada kesempatan yang berbeda.




#528 Ubur-ubur Lembur


Judul Buku : Ubur-ubur Lembur
Penulis : Raditya Dika
Halaman : 240
Penerbit : Gagas Media

Buku terakhir karya Raditya Dika yang berjudul Koala Kumal terbit pada awal Januari 2015. Dan akhirnya setelah 3 tahun lamanya, Raditya mengeluarkan kembali buku yang berisi buah pikirannya. Masih setia dengan judul binatang, kali ini Raditya menerbitkan buku Ubur-ubur Lembur.

Mengapa Ubur-ubur? Sebelum sampai ke sana, Raditya menulis tentang beberapa hal. Tentang perbedaan cara pandang antara cowok dan cewek dalam menghadapi patah hati, sampai kepada kisah patah hatinya Raditya di Kebun Binatang Ragunan. Ada juga pengalamannya ketika ke Jepang menghadiri sebuah event internasional, juga kisah mistis yang harus dialaminya saat sedang syuting film. 

Masih dengan template yang sama. Non fiksi, lucu, dan sangat khas Raditya Dika. Namun ada yang berbeda saya rasakan saat membaca buku ini. Ada aura "kedewasaan" di dalamnya. Buku ini lebih banyak berfokus pada seorang Raditya Dika sebagai penulis, profesi yang mengangkat namanya pertama kali. Saya menemukan kembali Raditya Dika yang saya kenal lewat buku Kambing Jantan, yang menginspirasi saya menulis di sebuah blog. Dan di bab terakhir, yang berjudul sama dengan judul buku ini, Raditya menceritakan proses kedewasaannya itu. Lantas, mengapa Ubur-ubur?
“Gue melihat orang yang bekerja kantoran tapi nggak sesuai dengan minat mereka itu seperti seekor ubur-ubur lembur. Lemah, lunglai, hanya hidup mengikuti arus.” 
Ada satu pelajaran yang saya ambil dari buku ini (masih dalam bab Ubur-Ubur Lembur), yaitu tentang cara pandang terhadap karir. Seperti yang dituliskan Raditya, umumnya kita melihat karir sebagai garis vertikal ke atas. Mengapa kita tidak mencoba melihatnya sebagai garis vertikal? Berangkat dari penulis blog, penulis buku, penulis skenario, pemain film, youtouber, dan seterusnya yang dilakukan Raditya hanya memindahkan karirnya sebagai pencerita ke "samping", pencerita dalam berbagai format. Well...ini membuat saya kembali berpikir bahwa mengejar karir itu tidak selalu ke atas. Bisa saja dengan memperluas lingkaran karir saat ini. Yang penting seperti kata Bapaknya Raditya, "Just do what you do best, and money will come by itself."



#527 Resign!


Judul Buku : Resign!
Penulis : Almira Bestari
Halaman : 288
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Alranita kesal setengah mati karena harus lembur melakukan revisi. Memuaskan bos bernama Tigran itu rasanya seperti mustahil. Sebenarnya bukan hanya Alranita yang mengalaminya. Rekan satu tim di bawah Tigran seperti Karenina dan Andre juga gerah. Carlo saja yang sudah pindah divisi, meski masih sering dibutuhkan di divisinya Tigran, sudah tahu betapa kejamnya si bos Tigran. Akhirnya para cungpret (kacung kampret) membuat taruhan siapa yang paling terkahir resign akan mentraktir di restoran mahal. 

Masalahnya radar Tigran tiap kali Alranita mau melakukan interview selalu kencang. Ada saja yang membatalkan agenda interviewnya. Pernah sekali sudah hampir berhasil melakukan interview dalam acara makan siang, tiba-tiba Tigran muncul di restoran yang sama. Bahkan liburan Alranita di Langkawi berantakan karena entah mengapa Tigran juga muncul di sana.

Novel ini salah satu dari novel yang saya tunggu-tunggu terbitnya. Dan begitu muncul di Gramedia Digital, saya sangat gembira. Betul saja, novel ini mampu membuat saya melek sampai subuh membacanya. Interaksi antara para cungpret ini bikin ngakak. Khususnya Alranita yang selalu saja punya jawaban untuk Tigran. Saya sampai deg-degan penasaran membalik setiap halamannya demi tahu ada apa lagi di antara Alranita dan Tigran. 

Tigran itu tipe bos yang perfeksionis, kadang ngeselin, tapi nggemesin. Bagian handphone ketinggalan di ruang rapat pas Karen dan Alranita habis nyumpah-nyumpahin Tigran bikin saya pengen jingkrak-jingkrak ketawa. Yang paling kasihan memang Alranita, yang nasibnya tuh selalu saja sial karena Tigran. But I smell something sweet from the beginning between them. Ahay!

Nilai plus lainnya adalah Langkawi. Jarang-jarang deh ada metropop yang ngambil tempat eksotis seperti ini sebagai background cerita. Dan pas saya searching...duh...jadi bikin pengen ke sana. Sampul covernya juga ciamik banget. Suka...suka..suka... 

Novel ini wajib banget dibaca sama karyawan kantoran. Kalau kamu atasan di kantor, biar nggak jadi dedemit kayak Tigran, atau kalau kamu juga golongan cungpret seperti saya minimal dapat referensi cara mengatasi bos yang workaholic. Saya jamin deh bakalan happy bacanya. Kalau nggak happy, mungkin kamu yang harus resign. 


#526 Mata di Tanah Melus


Judul Buku : Mata di Tanah Melus
Penulis : Okky Madasari
Halaman : 196
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Matara sangat menyukai kisah yang sering diceritakan oleh neneknya. Kisah itu adalah pengalaman pribadi sang nenek, ketika gerhana matahari datang dan dia berada di tengah-tengah para raksasa pemakan matahari hanya karena penasaran ingin melihat matahari yang dimakan oleh raksasa. Entah benar atau tidak, Matara merasa cerita penuh petualangan itu mengesankan. Dia ingin memiliki kisah sendiri yang mirip dengan itu.

Mama dan Papa Mata berprofesi sebagai penulis. Mamanya penulis buku cerita orang dewasa, sementara Papanya adalah jurnalis di sebuah media massa. Mamanya selalu hidup dalam dunianya sendiri, sibuk dengan kisah-kisah yang akan ditulisnya. Mata tumbuh dengan cerita anak-anak yang dijejalkan padanya. Suatu hari suasana di rumah lebih sering dipenuhi pertengkaran antara Mama dan Papa. Hingga akhirnya Mama mengajak Mata pergi ke suatu tempat yang sangat jauh.

Tempat itu bernama Belu, sebuah kabupaten di NTT dengan ibu kota bernama Atambua. Mereka dijemput di bandara oleh seorang penduduk lokal. Sayangnya, di tengah perjalanan mobil mereka menabrak seekor sapi sampai mati. Mama harus mengganti kerugian sebesar dua puluh juta pada pemilik sapi. Setiap Mata tertidur dia selalu bermimpi didatangi sapi-sapi yang mengejar-ngejarnya. Menurut penduduk di situ, itu karena Mama dan Mata belum minta izin untuk masuk ke Belu. Mereka harus melakukan upacara supaya terhindar dari bahaya.

Pertama kali mendengar bahwa Okky akan menulis cerita anak, saya sudah excited. Okky yang terkenal dengan novel-novel bernafaskan kondisi sosial kali ini menulis sebuah cerita yang bisa dibaca oleh anak-anak. Dengan Mata, seorang anak kecil yang baru tamat SD, Okky menyajikan petualangan di sebuah tempat di ujung timur Indonesia. Dan ciri khas Okky dengan kritik sosialnya masih tetap ada. Novel ini mengajarkan tentang kearifan lokal masyarakat Belu. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah meskipun Mata dan Mama-nya tidak percaya dengan segala mitos dan adat istiadat itu, mereka tidak bisa berkutik menghadapinya. Berkali-kali alam berbicara mengingatkan mereka, lewat hujan deras, angin kencang, bahkan perjalanan yang tiada habisnya.

Dalam novel ini, Mata membaca berkali-kali menamatkan buku Alice in Wonderland, dan bermimpi ingin berpetualang seperti Alice. Tidak disangka Mata mengalami sendiri menjadi seorang "Alice" dengan cita rasa lokal. Bertemu suku Melus, kerajaan kupu-kupu, dan raja buaya membuat pembaca ikut merasakan petualangan Mata. Saya lantas memasukkan novel ini dalam rak buku fantasy. Dunia anak-anak memang dunia fantasy, bukan?

Konon suku Melus adalah penduduk asli Belu. Keberadaan mereka terdesak oleh pendatang-pendatang. Dalam buku ini suku Melus tinggal di tempat rahasia. Barang siapa yang satang ke tempat itu tidak akan bisa keluar lagi. Bayangkanlah perasaaan Mata yang berpisah dari ibunya dan tersesat di tempat antah berantah yang tidak memperbolehkannya bertemu lagi dengan ibunya. Untungnya ada Atok, anak laki-laki suku Melus yang mau menolongnya, meski akan mendapat murka para leluhurnya.

Saya merasa cerita ini belum selesai. Akan ada petualangan Mata berikutnya. Entah itu masih di tempat yang sama, atau dia hanya mengikuti Mamanya yang haus akan topik baru untuk ditulisnya. Tidak sabar untuk mengikuti petualangan Mata berikutnya. Semoga tidak perlu menanti dalam hitungan tahun. 



#525 Your Party Girl (Bad Girl Series #1)


Judul Buku : Your Party Girl  (Bad Girl Series #1)
Penulis : Lexie Xu
Halaman : 224
Penerbit Gramedia Pustaka Utama

Rachel, seorang anak kuliahan sekaligus juga selebgram. Hobby clubbingnya membawanya menjadi gadis yang populer. Dia kerap memasukkan video atau tips-tips clubbing ke instagramnya. Di kampus, Rachel bersama ketiga temannya juga termasuk populer. Banyak cowok-cowok yang antri ingin dekat dengan mereka. Rachel sendiri kerap gonta-ganti pacar, tapi bukan cowok seusianya yang menjadi pacarnya, melainkan esmud (eksektif muda) yang dijumpainya di klub.

Banyak yang mengira Rachel cewek ga benar dan ga perawan lagi gara-gara hobby clubbingnya itu. Tapi sebenarnya tidak demikian. Rachel menjadikan hobbynya itu sebagai pelarian karena tidak mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya. 

Orion, cowok alim di kampus Rachel, sebenarnya sudah lama menyukai Rachel. Suatu malam, Orion ikut bersama pamannya yang anggota kepolisian BNN untuk melakukan razia di tempat Rachel sedang berpesta dengan teman-temannya. Memang saat itu situasi kacau. Raffa, salah satu teman Rachel sedang berpesta sabu-sabu dan Wiwin, sahabat Rachel juga ikut menikmati barang terlarang itu. Orion-lah yang menyelamatkan Rachel malam itu sehingga dia tidak ikut ditangkap oleh polisi. Di malam yang sama itu juga, Orion mencium Rachel pertama kali.

Your Party Girl adalah buku #1 dari series Bad Girls, yang diterbitkan oleh GPU. Series yang menarik karena mengulas tentang keseharian cewek-cewek yang mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Seperti Rachel, ada banyak remaja putri atau dewasa muda yang juga berprofesi sebagai selebram. Diantara mereka pasti ada yang lifestyle-nya akan menjadi sasaran empuk haters. Novel ini mau memperlihatkan bahwa "bad girls" juga manusia, punya rasa dan berhak untuk mencintai dan dicintai.

Orion yang menyukai Rachel, ternyata dilarang berpacaran oleh kedua orang tuanya. Orang tua Orion ingin anaknya menekuni dunia bisnis, tapi Orion ingin mnejadi polisi. Dia akan menukar nilai sempurnanya untuk impian menjadi polisi. Supaya fokus, dia menyanggupi untuk tidak pacaran. Masalahnya dia jatuh cinta pad Rachel. Dia mati-matian meyakinkan Rachel bahwa perasaannya itu murni, dan Rachel orang pertama yang dia cintai. Tapi nggak dipacarin. Lah trus maunya gimana? Hubungan tanpa status? Friendzone? Beuh... nilai Orion turun drastis deh. 

Ini novel karya Lexie Xu yang pertama saya baca. Lexie Xu sering menulis buku teenlit dan young adult dengan tema thriller dan misteri. Di buku ini, Lexie juga menyisipkan suasana suspense-thriller lewat kasus narkoba yang dialami oleh Rachel. Dibantu Rafael, cowok kenalannya di  club yang ternyata seorang polisi yang menyamar (dan juga pamannya Orion) Rachel mengungkap kasus penyebaran sabu-sabu. Sayangnya Rachel tidak begitu menyadari bahaya yang mengancam dirinya. 

So far novel ini asyik untuk dibaca...alurnya cepat, dan page-turner banget. Yang senang baca kisah-kisah Young Adult dari GPU, wajib membaca serial ini. Ohya, antara satu buku dengan yang lain kayaknya ga saling relate para tokohnya, kecuali benang merahnya bad girl itu. Tapi ada Lyla Melati (tokoh sentral di buku #2) muncul sebagai cameo di buku ini. Bagaimana kisah Lyla, si playgirl? Ikuti terus ya ulasannya di blog ini.