~ karena membaca adalah candu dan menuliskannya kembali adalah terapi ~

#582 Bad Boy



Adam dan Ziva bertemu untuk pertama kalinya di salah satu SMA di Jogja. Adam yang terkenal sebagai cowok misterius, ternyata mampu menarik perhatian Ziva. Ziva di mata Adam juga terlihat spesial, berbeda dengan gadis-gadis yang dikenalnya. Adam memanggil Ziva dengan sebutan Princess, panggilan yang sebenarnya tidak disukai oleh Ziva. Namun usaha gigih Adam membuat Ziva akhirnya jatuh hati. Ziva adalah cinta pertama bagi Adam, dan begitupun Adam adalah cinta pertama Ziva. Mereka berpacaran sejak berumur delapan belas tahun, dan bertunangan lima tahun kemudian.

Ziva pula yang menjadi suporter utama Adam untuk mengikuti audisi sebagai penyanyi. Ketika Adam akhirnya terkenal dengan Pentagon-nya, Ziva selalu hadir untuknya. Namun Ziva merasa ada yang kurang, dia terlalu bergantung pada Adam. Cintanya yang begitu besar membuat Ziva tidak lagi mengenali dirinya sendiri. Akhirnya Ziva memberanikan diri melanjutkan S2 di London. Meski awalnya merasa keberatan karena Ziva mengurus segala persiapan lanjut studi ke luar negeri tanpa meminta persetujuan Adam, Adam sadar dia harus memberikan kesempatan kepada Ziva untuk berkembang. Perpisahan antar negara ini menjadi awal perpisahan kisah cinta mereka.

Novel #3 dari serial Pentagon ini diberi tajuk Bad Boy.  Setelah Taran di Boy Toy, dan Nico The WankerBad Boy adalah Adam. Itu adalah panggilan Ziva untuk Adam. Sebenarnya perilaku dan karakter Adam tidak seburuk panggilannya, Adam justru personil Pentagon yang romantis dan setia. Dia berusaha menjaga kesetiaannya hanya untuk Ziva karena cintanya yang begitu besar. Bahkan saat tahu dirinya berada dalam masalah yang pelik, dia memutuskan Ziva agar Ziva tidak terjerumus jatuh bersamanya. Keputusan yang kemudian disesalinya.

Agak berbeda dengan dua novel sebelumnya, kisah Adam lebih terasa manis namun juga dewasa. Meskipun hampir setengah isi novel ini bercerita tentang masa-masa Adam dan Ziva di SMA. Diceritakan dari sudut pandang Adam dan Ziva secara bergantian, membuat pembaca bisa menyelami pikiran dan cara pandang keduanya mengenai cinta yang begitu besar.

Well... masih ada Erik dan Pierre yang belum mendapat jatah dalam serial ini. Tebakan saya sih di buku #4 bagiannya Erik, si pendiam di Pentagon. 

Bad Boy
aliaZalea
336 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Juli, 2019



#581 Bella and The Beast


Membaca judulnya, tentu akan teringat dengan dongeng "Beauty and The Beast". Bisa jadi penulis terinspirasi oleh dongeng tersebut, dengan beberapa modifikasi pada karakternya. Bellatrix a.k.a Bella adalah putri terakhir dari Hadi Wibisono. Bella hampir berusia 26 tahun, namun belum sekalipun dalam hidupnya dia dekat dengan seorang pria. Setelah Beatrice dan Bibiana menikah dan memiliki anak, kedua kakaknya itu menyarankan agar Bella juga segera dicarikan pasangan. 

Berbeda dengan Beauty yang smart, Bella adalah seorang gadis yang polos dan lugu. Sikap overprotektif kedua orang tuanya membuat Bella sedikit lemot.  Saat diperkenalkan dengan Demetri Yosa, seorang pengusaha yang akan dijodohkan dengannya untuk menjadi suaminya, Bella menerima tanpa banyak pertimbangan. Bella tidak menghiraukan pemberitaan tentang Demetri, yang mengabarkan bahwa Demetri pernah memperkosa dan menganiaya mantan tunangannya. Meski wajah Demetri menakutkan karena ada luka parut akibat kecelakaan, Bella tidak takut padanya. Demetri sendiri menginginkan pernikahan ini untuk memberikan kesan kepada partner bisnisnya bahwa dia bukan orang yang menakutkan seperti pemberitaan media. 

Kisah roman ini menjadi menarik karena keluguan dan kepolosan Bella. Setelah menikah, beberapa kali Demetri mencoba mendekati istrinya. Setiap kali Demetri menanyakan apakah luka parut di wajahnya terlihat menakutkan, Bella  selalu mengiyakannya dengan jujur. Akibatnya Demetri menarik diri lagi dan lagi. Sementara itu Bella ternyata sama sekali tidak tahu apa yang harus dilakukannya di malam pertama, selain membuat perjanjian kompromi dengan suaminya. Bella bahkan tidak tahu cara untuk membuat dirinya hamil seperti sahabatnya, Tatiana. 

Bella dekat dengan Tatiana, kekasih Michael yang adalah sahabat Demetri. Demetri selalu menganggap Tatiana adalah gadis sinis yang hanya mengincar kekayaan sahabatnya. Beberapa kali Demetri terlibat adu mulut dengan Tatiana dengan gaya sarkasme, yang dipandang Bella sebagai wujud perhatian Demetri pada Tatitana. Bella cemburu akibat sikap Demetri itu. Belum lagi kemunculan Sonya, wanita dari masa lalu Demetri, membuat Bella mempertanyakan apakah suaminya mencintainya.

Yang unik adalah semua tokoh utama dalam beberapa novel Amore karya Astrid Zeng saling berhubungan. Jadi rasanya harus membaca semua karya Astrid Zeng.

Bella and The Beast
Astrid Zeng
256 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Desember, 2016



#580 Artemis



Tantangan Baca Goodreads Indonesia 2019 untuk bulan ini adalah buku bersetting luar angkasa. Saatnya membaca ebook Artemis karya Andi Weir yang sudah lama mengendap di smartphone saya.

Artemis adalah sebuah kota pertama dan satu-satunya di bulan. Kota ini terdiri atas 5 bubble (kubah bertingkat) yang terhubung satu sama lain. Tentu saja  hanya orang-orang dengan sejumlah kekayaan  yang dapat mengunjungi atau tinggal di kota ini. Namun, layaknya sebuah kota dengan strata sosial, kelompok pekerja tentu dibutuhkan untuk kota. Jazz Bashara salah satu dari pekerja di Artemis. Dia sudah tinggal di Artemis sejak umur 6 tahun, bersama ayahnya yang adalah seorang tukang las (welder). Saat ini Jazz bekerja sebagai porter, dan sesekali menyelundupkan barang terlarang di Artemis untuk orang-orang tertentu. Salah satu pelanggannya adalah Trond Landvik.

Sebenarnya Jazz adalah seorang gadis yang cerdas. Kemampuan analisis dan pengetahuannya cukup tinggi untuk menjadi seorang porter. Namun hanya pekerjaan itu yang bisa dia lakukan untuk mendapatkan sejumlah slug (mata uang di Artemis). Ketika Trond menawarkan pekerjaan dengan imbalan satu juta slug, tentu saja langsung disambar oleh Jazz. Jazz harus menghancurkan harvester milik pengusaha Sanchez Aluminium agar Trond dapat mengambil alih perusahaan itu. Pekerjaan ini beresiko, tapi Jazz yang memiliki banyak akal menyanggupinya. Permasalahan besar muncul belakangan, ketika Jazz mendapati Trond terbunuh. Ada konspirasi di balik pekerjaan tersebut, yang bisa saja menghancurkan kota Artemis dan seisinya.

Terpilih sebagai Best Science Fiction pada Goodreads Choice Award 2017, dan nama besar Andy Weir atas karyanya The Martian, membuat saya memastikan harus membaca buku ini. Saya tidak bisa tidak membandingkan antara Artemis dan The Martian. Meskipun Jazz Bashara sama sarkas-nya dengan Mark Watney di The Martian, namun ada yang rasanya The Martian masih jauh di atas Artemis. Masa lalu Jazz dan bagaimana dia bisa (terpaksa) berkarir sebagai porter digambarkan lewat korespondensinya dengan seorang teman pena di bumi. Saya sedikit berharap ada ending mengejutkan dari email-email itu, tapi ternyata tidak.

Sisi plusnya, kita bisa mendapatkan gambaran dari Artemis. Kondisi kota, bangunan, penduduk yang multikultural, sistem pengelolaan kota, sampai prosedur keamanan bagi pengunjung dan penduduknya. Tinggal di bulan dengan gravitasi hanya seperenam gravitasi bumi tentunya menarik untuk disimak. Saya berharap buku ini juga akan diterjemahkan, dan semoga bisa diadaptasi juga dalam bentuk film.
  
Artemis
Andy Weir
305 halaman
Crown Publishing
November, 2017

#579 Rotasi & Revolusi



Trivia Ganggarespati sebenarnya sangat tidak ingin berurusan dengan seorang Arraf Abizard Rauf. Padahal Arraf dikenal sebagai idola di Fakultas MIPA Universitas Sapta Husada. Mantan Ketua BEM FMIPA yang bisa membawa FMIPA menjuarai Olimpiade Olahraga, asisten dosen dan asisten praktikum, memiliki banyak prestasi, dan bisa lulus tepat waktu dengan predikat cum laude. Sayangnya, dosen pembimbing Riv memintanya untuk menghubungi Arraf untuk mendapatkan material yang akan digunakan dalam penelitian skripsinya.

Satu peristiwa yang membuat Riv merasa ilfil kepada Arraf, adalah saat Arraf mempermalukan Dipa, seorang cowok yang kemayu, di kantin kampus. Dengan lantang Arraf memaksa Dipa untuk menunjukkan maskulinitas di depan para mahasiswa lainnya di kantin itu. Mungkin bagi Arraf tindakan itu tidak salah, tapi di mata Riv poin cemerlang Arraf merosot. Namun, semesta berkata lain. Pertanyaan sederhana dari Riv kepada Arraf saat mengambil material di rumah Arraf, membuat Arraf penasaran pada sosok Riv.

"Bang Arraf banyak prestasinya. Itu fakta. Tapi, prestasi itu diraih buat kepuasan Abang sendiri atau buat memuaskan ekspektasi orang-orang terhadap diri Abang? " (Hlmn 31).

Semakin Arraf berusaha mengenal Riv, semakin terpesona dirinya pada sosok Riv. Riv seakan-akan mampu menganalisis kepribadiannya. Hal yang belum pernah dijumpai Arraf dalam sosok wanita manapun. Arraf semakin bertekad ingin menjadikan Riv sebagai kekasihnya, tetapi ditolak mentah-mentah oleh Riv. 

Saya tertarik membaca novel ini gara-gara sampulnya yang retro, dan judulnya yang berbau sains. Ternyata betul, kedua tokohnya adalah mahasiswa Biologi. Tapi isi novel ini nggak berbau ilmiah kok. Malah lebih terasa seperti self-help, sangat berbeda dengan novel romance kebanyakan. Dialog-dialog antara Arraf dan Riv seakan-akan mengajari pembaca mengenai esensi mencintai. Anehnya, saya yang sebenarnya tidak menggandrungi buku-buku self help malah menyukai novel ini. Saya suka dengan interaksi antara Arraf dan Riv, meski terkadang Arraf kerasa banget songongnya.

Meski demikian, karakter Arraf dan Riv terasa sempurna. Penulisnya sendiri menyebut keduanya sebagai too inhuman to be human. Arraf bisa dianalogikan sebagai matahari yang berotasi menjaga ketaraturan tata surya, sementara Riv adalah sosok komet yang hanya melintas, namun menarik perhatian sang matahari. Keduanya tentu tidak ingin saling menghancurkan, tapi apakah Karakter keduanya sama-sama kuat dan seimbang. 

Konon kabarnya buku ini adalah salah satu dari trilogi reinkarnasi Arraf-Riv. Saya jadi penasaran ingin membaca lanjutannya. 

Rotasi & Revolusi
Crowdstroia
448 halaman
Elex Media Komputindo
Maret, 2019





#578 Mata dan Manusia Laut



Di sebuah kampung bernama Sama, di kepulauan Sulawesi Tenggara, hiduplah seorang anak bernama Si Bambulo. Sebagaimana layaknya anak-anak di kampung itu, keseharian Bambulo sangat dekat dengan laut. Wajarlah, rumah penduduk kampung itu adalah rumah panggung di atas laut. Sejak lahir, Bambulo sudah akrab dengan air laut. Bambulo bisa menyelam sejauh seratus meter tanpa peralatan apapun. Kabar tentang penduduk kampung yang seperti manusia ikan ini terdengar hingga mancanegara, dibawa oleh sekelompok peneliti yang melakukan riset tentang struktur dan fungsi organ tubuh manusia di kampung Sama.

Kabar ini pula yang membawa Matara dan mamanya sampai ke Kaledupa. Mamanya ingin membuat tulisan tentang para manusia ikan ini. Bertepatan dengan kedatangan mereka, di Kaledupa sedang dilaksanakan pesta rakyat. Di lapangan Kaledupa, Matara bertemu dengan Bambulo. Matara tidak percaya dengan cerita Bambulo yang menyebut dirinya manusia laut. Bambulo mengajak Matara ke kampungnya, bahkan sampai ke atol tempat penduduk kampung Sama mencari ikan. Sayangnya Bambulo lupa kalau mereka tdak boleh mngunjungi atol saat bulan purnama. Laut marah, dan malapetaka mengancam keselamatan semua orang yang ada di daratan.

Dibandingkan kedua buku sebelumnya, menurut saya Mata dan Manusia Laut adalah buku yang paling seru dalam serial ini. Saya suka dengan legenda tentang lumba-lumba yang bersahabat dengan penduduk kampung. Ada banyak sekali kearifan lokal penduduk kampung yang mereka lakukan demi menjaga keberlangsungan kehidupan di laut. Mereka sadar bahwa laut bukan hanya menjadi sumber pencaharian, tetapi laut menjadi bagian dari hidup mereka.

Ada juga mitos tentang Masalembo, segitiga bermuda ala Indonesia. Konon yang melewati tempat itu menghilang. Di dalam buku ini diceritakan bahwa di Masalembo, ada sebuah perkampungan tempat orang-orang yang dinyatakan hilang itu bermukim. Mereka hidup abadi di sana setelah dijemput oleh Dewa Laut. Saya paling suka bagian tentang Masalembo di dalam buku ini.

Kali ini, sepertinya porsi Matara sebagai tokoh utama pada serial ini tergeser oleh kehadiran Bambulo. Sejak awal cerita, Bambulo sudah mencuri pusat perhatian. Matara dan mamanya hanya terasa sebagai pelengkap saja dalam cerita ini. Tapi, kalau tidka ada Matara, kisah dalam buku ini juga tidak akan seru. 

Kisah Matara sepertinya akan terus berlanjut. Ada bocoran judul buku #4 yang ditulis dalam buku ini: Mata di Dunia Purba. Wuih...saya jadi penasaran, tempat mana lagi di Indonesia yang akan menjadi latar belakang kisahnya.

Mata dan Manusia Laut
Okky Madasari
232 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Mei, 2019


#577 Mata dan Rahasia Pulau Gapi



Matara telah tamat SD. Sayangnya dia tidak diterima pada SMP favorit di Jakarta. Mamanya marah dan kecewa. Solusinya Mata dan keluarganya akan pindah dari Jakarta. Kebetulan Papa Mata juga sudah resign  dari tempat kerja sebelumnya, dan mendapatkan pekerjaan di wilayah timur laut Indonesia. Tepatnya di Pulau Gapi, Ternate. Namun ternyata di tempat yang baru, Mata tidak masuk ke sekolah umum. Dia belajar di rumah bersama Mama sebagai tentornya. Selain Mama, ada juga Pak Zul yang mengajarkan mengaji dan Bahasa Arab.

Mata mengikuti pelajaran dengan terpaksa. Tapi lama kelamaan dia menikmati pertemuan dengan Pak Zul, karena selain mengaji Pak Zul juga menceritakan tentang legenda Pulau Gapi. Hingga suatu hari Mata menghadiri sebuah acara peringatan hari jadi kota yang diadakan besar-besaran di pusat kota. Di perayaan itu terjadi suatu peristiwa dimana banyak orang menjadi kerasukan dan Sultan tiba-tiba tidak sadarkan diri. Kejadian itu menjadi berita besar di mana-mana. 

Rasa penasaran juga menyelimuti Mata. Berdasarkan penjelasan dari Pak Zul, kejadian itu ada hubungannya dengan keberadaan pusaka kesulatanan di Pulau Gapi. Pemerintah saat ini membolehkan reruntuhan benteng tua yang menjadi pusaka Gapi dijadikan tempat belanja. Cerita itu menghantui Mata sehingga dia tidak konsentrasi belajar dan dimarahi mamanya. Mata bertekad akan menjelajah untuk menuntaskan rasa penasarannya.

Petualangan Mata di Tanah Melus berlanjut ke Pulau Gapi. Kali ini Mata memiliki misi menyelamatkan pusaka Pulau Gapi. Ditemani Molu, seekor kucing ajaib, dan Gama, anjing peliharaan Sultan yang bereinkarnasi menjadi seekor laba-laba, Mata memulai petualangannya. Masih senada dengan buku #1, buku #2 dari Serial Mata ini juga memuat unsur fantasi yang bermuatan sejarah lokal. Ada kisah perjuangan sejak jaman penjajahan Portugis, Belanda hingga Jepang. Semuanya diramu dalam sebuah kisah yang menarik dan membuat pembaca ingin segera membalik halaman untuk mengetahui kelanjutan kisah Mata. Ada rahasia keramat terkait pusaka kesultanan yang harus dijaga oleh Molu dan Gama. Kedua makhuk immortal ini menjadikan Mata sebagai teman bertualang.

Okky selalu mencoba mengangkat mitos atau sejarah budaya lokal yang menjadi latar belakang setiap buku pada serial Mata. Seperti pada buku ini, ada mitos tentang dua ekor buaya yang menjaga Ternate. Kisah dua ekor buaya ini merupakan reinkarnasi sepasang suami istri yang ditugaskan Sultan untuk menjaga pusaka Ternate. 

Novel ini tidak tebal, hanya 256 halaman. Setiap bab juga isinya tidak panjang, sehingga memudahkan bagi anak-anak untuk menyimak isi ceritanya. Bahasanya juga disesuaikan dengan anak-anak. Dan tentunya kisah fantasi yang ajaib membuat anak-anak akan tertark membacanya. Oh iya, kisah Gama si laba-laba yang pandai merangkai kata-kata dengan jaringnya mengingatkan saya pada Charlotte's Web.  

Seharusnya saya membaca buku ini di akhir tahun 2018, saat buku ini diluncurkan. Dan akhirnya baru terealisasi di tahun 2019, ketika buku #3 yang berjudul Mata dan Manusia Laut terbit bulan Mei 2019. Meskipun sebenarnya kisah Mata ini bisa dibaca sebagai cerita yang terpisah, tapi rasanya sayang jika harus melewatkan urutan serialnya.

Mata dan Rahasia Pulau Gapi
Okky Madasari
256 halaman
Gramedia Pustaka Utama
November, 2018

#576 Srimenanti [Reviewed by Yudha]


Joko Pinurbo mengeluarkan novel. Kabar ini membuat saya mengantisipasi novel karya seorang Joko Pinurbo yang lebih terkenal sebagai penyair. Saya sendiri menyukai puisi-puisi beliau, dan beberapa buku kumpulan puisi beliau sudah saya baca. Tapi novel adalah perkara lain. Saat novel Srimenanti hadir di Gramedia Digital, saya langsung membacanya. 

Kali ini bukan saya yang akan mengulasnya. Ada seorang pembaca cilik dari Jogja yang akan mengulasnya bersama dengan saya. Namanya Yudha Lantang (8 tahun), putra dari seorang blogger buku, Nurina. Hebatnya Yudha hadir saat peluncuran perdana novel ini di Jogja tempo lalu. Jadi, ulasan novel ini akan hadir dalam bentuk tanya jawab bersama Yudha.


Hai Yudha…, kenalan dulu dong. Nama lengkapnya siapa, dan sudah kelas berapa?
Hai... Namaku Yudha Lantang Basunjaya, sekarang aku kelas 2 SD Negeri di Yogyakarta.

Kata Ibu, Yudha suka baca buku juga ya? Buku favorit Yudha apa?
Aku suka buku-buku detektif dan misteri petualangan. Kadang horor juga suka sih. Buku yang paling kusuka judulnya Nimona. Bukunya dari Om Raafi. Baca Nimona enak cepat selesai, kalau baca buku yang tulisan semua selesainya agak lama. Tapi tetap suka juga sih.

Eh, Yudha sudah baca Srimenanti karya Joko Pinurbo ya… gimana menurut Yudha ceritanya 
Srimenanti?
Ceritanya kayak es campur. Ada eltece, ada asu, ada banyak benda warnanya biru. Banyak kata-kata yang aku nggak ngerti dan harus buka KBBI atau tanya ibuk. Ada dua orang yang bercerita di buku itu, srimenanti dan mas penyair. Srimenanti waktu kecil bapaknya hilang, nggak pulang lagi, mungkin diculik. Kasihan dia mungkin masih menunggu bapaknya pulang. Kata ibuk dulu orang-orang yang berani sama pemerintah suka tiba-tiba hilang. Diculik dan disiksa sampai berdarah-darah, kayak eltece. Di buku itu juga sering muncul asu. Ibuk bilang sekarang orang nggak lagi menyapa pakai asu, tapi pakai cebong dan kampret. Mungkin sebaiknya orang kembali menyapa satu sama lain pakai asu. Biar akrab kayak bapaknya mas penyair. Buku itu juga banyak potongan puisi. Ibuk sudah janji mau mencarikan semua puisi lengkapnya buat kubaca.

Wuih... Seumuran Yudha sudah bisa menangkap inti dari Srimenanti. Saya aja yang membacanya awalnya bingung. Tapi yah...kalau diikutin bisa paham juga sih. Saya sih lebih suka puisi-puisinya daripada novelnya.  Btw, Yudha suka puisi nggak? Pernah baca puisinya Joko Pinurbo?
Suka. Di sekolah sering disuruh bikin puisi sama bu guru. Pernah dibacakan beberapa puisinya Joko Pinurbo sama ibuk. Aku suka mendengar ibuk baca puisi. Isi puisinya lebih aneh daripada puisi-puisi yang di majalah.

Huahaha...puisi ibuk aneh ya. Ibukmu memang nganu nak.... #ups. Jadi, Yudha punya pesan nggak untuk pembaca yang mau membaca novel Srimenanti?
Apa ya? Om Joko Pinurbo bilang kalau baca Srimenanti pembaca bebas menafsirkannya sesuai pikiran masing-masing. Belum tentu sama antara pembaca satu dan yang lain. Jadi harus membaca sendiri biar bisa menafsirkan srimenanti sendiri.

Ibunya Yudha kan juga suka baca tuh… sering nggak baca buku-buku yang dibeli sama Ibu?
Sering. Ibuk suka cerita hal menarik dari buku yang sudah ibuk baca. Kadang-kadang buku horor kadang-kadang buku petualangan. Kalau aku penasaran sama cerita ibuk aku jadi kepengen ikut baca. Aku dibolehkan baca bukunya bebas yang mana saja. Karena ibuk gak selalu beliin aku buku. Aku cuma dibelikan buku kalau ulang tahun, nilai raporku bagus, selesai satu juz, renangku bagus, bisa menebak pelaku kasus dari buku yang kubaca, atau pas menang tanding.

Btw, Yudha punya akun Goodreads nggak? 
Akun goodreadsku namanya Yudha Lantang. Ada juga hestek #bacaanyudha di instagram. Pengen punya instagram sendiri tapi belum boleh sama ibuk 😀😀

Hehe... ibukmu ntar kalah tenar sama kamu kalo kamu punya akun instagram. Saya sempat nggintip bacaan Yudha, keren-keren lho. Terima kasih ya Yudha... sudah mau mengulas Srimenanti di blog ini. Senang sekali bisa mengenal seorang pembaca cilik yang juga mencintai buku. Ayo temanan sama Yudha di Goodreads ya.

Srimenanti
Joko Pinurbo
144 halaman
Gramedia Pustaka Utama
April, 2019


#575 Pasangan (Jadi) Jadian


Demi rencana jalan-jalan mengelilingi Eropa, Priyayi berniat mencari penghasilan tambahan dengan menyewakan kamar di rumahnya. Bersamaan dengan itu, Jagad temannya membutuhkan tumpangan karena rumah yang ditempatinya sedang direnovasi. Dengan niat membantu teman, Yayi membolehkan Jagad untuk tinggal di rumahnya.

Tentu saja keluarga Yayi tidak boleh tahu. Tapi Yayi tidak bisa merahasiakan hal itu pada Jimmy, kekasihnya. Meski Jimmy keberatan, Yayi tetap melaksanakan rencananya menyewakan kamar. Namun, karena satu kejadian, Yayi dan dan Jagad berakhir di dalam kamar yang sama dan kepergok keluarga Yayi juga keluarga Jagad. Buntutnya Yayi harus menikah dengan Jagad atas permintaan Kakeknya Yayi. Meskipun sudah menikah dan tinggal serumah, Yayi dan Jagad tetap hidup sendiri-sendiri. Tidak boleh ada yang tahu jika mereka hanya pasangan jadi-jadian.

Ini pertama kalinya saya membaca karya Lusiwulan. Sebenarnya ceritanya lumayan, asyik untuk diikuti. Tapi karakter Jagad yang lempeng dan cenderung pasrah pada keputusan Yayi membuat pasangan ini terasa berat sebelah. Yayi sebenarnya berusaha membuat Jagad juga bahagia dengan membebaskan Jagad saat akan berbaikan dengan mantannya. Apalagi Yayi pun masih mencintai Jimmy. 

Penuturan cerita dalam novel ini juga seperti terbagi dalam sub bab (iya ada judul sub bab-nya gitu) yang menegaskan waktu kejadian. Hanya ada beberapa bagian yang seperti melompat waktunya, jadi kesannya ceritanya terpotong. Ada beberapa plothole  juga, tapi over all masih bisa diikuti kok. Kalau butuh cerita ringan, dengan narasi nakal yang membuat tertawa silakan dibaca novel mteropop satu ini.

Pasangan (Jadi) Jadian
Lusiwulan
248 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Februari, 2008


#574 Rona Hidup Rona


Rona memutuskan pertunangannya dengan Tion. Selain posesif, Tion juga sering sekali pergi bersama perempuan lain. Jika sebelumnya Rona bisa memaafkan perbuatannya, kali ini Rona tidak tahan lagi, setelah Tion mengatakan Rona itu perek gara-gara pergi ke puncak dengan klien bisnisnya. Tiga bulan menjelang pernikahan mereka, Rona memilih untuk mengakhirinya.

Sekarang Rona menjomlo. Sebenarnya bagi Rona hal itu bukan masalah besar. Tapi sejak Kaka, sahabatnya dan Nena, adiknya selalu menjodohkan Rona dengan beberapa pria, Rona jadi kesal. Rona pun mulai bersandiwara. Tama, teman sekelas Nena, ternyata siap membantu Rona untuk menjadi pacar bohongannya. Namun sebenarnya Tama ingin lebih dari sekadar pacar bohongan. Usia terpaut sembilan tahun bedanya tidak menyurutkan niat Tama. Karena Rona juga punya perasaan sama, dia menerima Tama menjadi kekasihnya.

Pacaran beda usia, dimana yang perempuan lebih tua dibandingkan si lelaki, ternyata masih menjadi hal yang tidak lumrah. Jangankan orang lain, Rona sendiri masih belum sepenuhnya yakin dengan hubungan mereka. Sikap Tama yang dewasa ditambah indahnya masa-masa jatuh cinta membuat Rona bertahan. Meskipun harus backstreet karena tidak ingin ketahuan Nena, yang juga suka sama Tama.

Sebenarnya novel ini sudah pernah saya baca di tahun 2017 lalu. Berhubung ada Fiksimetropop Reading Challenge dengan tantangan baca ulang #novelMetropop favorit, saya jadi baca ulang novel ini. Kebetulan belum pernah direview juga di blog ini. Saya ingat sekali, gara-gara novel ini saya jadi jatuh cinta sama tulisannya Mia Arsjad yang selalu menyisipkan banyolan humor di dalam setiap novelnya. 

Rona Hidup Rona juga demikian.  Alur ceritanya mulus, penuh banyolan dan dialog yang bikin ngakak khas Mia Arsjad. Penyelesaian konfliknya pun menurut saya cukup adil, meski harus menghadirkan satu tokoh yang lain. Dan setelah membaca ulang novel ini, feeling-nya masih sama dengan saat membacanya pertama kali dulu. Tidak salah saya memasukkannya dalam rak buku favorit saya. 

Rona Hidup Rona
Mia Arsjad
320 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Juli, 2007

#573 Teater Boneka


Teater Boneka Poppenkast terancam tutup. Erin, pemilik sekaligus pengelola Poppenkast, menyadari bahwa peminat teater boneka semakin menurun. Perkembangan teknologi membuat banyak anak-anak lebih menikmati gawai daripada menonton pertunjukan boneka. Erin mulai gelisah dan gundah dengan warisan Kakek dan Ayahnya ini. Belum lagi Robert kekasihnya mengatakan bahwa dia hanya melakukan hal yang sia-sia jika mempertahankan Poppenkast.

Di saat itu, Awan hadir. Awalnya Erin melihat Awan sebagai salah satu penonton yang ingin mengulang masa lalunya di Teater Boneka Poppenkast. Lalu tiba-tiba, Awan menawarkan diri menjadi karyawan di situ meskipun tanpa digaji. Dengan susah payah Erin meyakinkan rekannya untuk menerima Awan. Karena Erin memahami perasaan Awan yang terikat dengan kenangan teater boneka itu. Hanya saja, sosok Awan sangat misterius. Seperti ada yang sengaja ditutupi Awan darinya. Namun, di balik itu semua kehadiran Awan membawa perasaan baru yang bersemi di hati Erin.

Cerita dalam cerita. Itu sensasi yang saya dapatkan saat membaca novel ini. Soalnya ada beberapa selipan cerita skenario teater boneka yang ditampilkan oleh penulis, para penulis tepatnya. Dari sisi ide cerita, saya suka dengan tema teater boneka. Saya sendiri belum pernah menonton teater boneka, tapi saya bisa membayangkan serunya pertunjukan itu. Namun ada beberapa bagian dari novel ini yang masih "mengusik" saya. Misalnya tentang Awan yang tiba-tiba saja sadar setelah bermimpi tentang ayahnya. Dan hubungan antara Awan dan Erin yang chemistry-nya tidak begitu terasa, dan tiba-tiba saja Erin merasa jatuh cinta pada Awan. Terus soal ayahnya Erin. Saya pikir ayahnya sudah tiada, dan meninggalkan Teater Boneka Poppenkart untuk diurus oleh Erin sendirian. Eh, ternyata ayahnya masih hidup dan tinggal di Jogja.

Terlepas dari itu saya mengapresiasi novel kolaborasi yang menurut saya tergolong sukses. Meskipun ada tiga penulis, tapi kolaborasi yang apik membuat novel ini terasa ditulis oleh hanya satu orang saja. Saya berusaha menebak-nebak bagian mana yang ditulis oleh siapa, namun tidak berhasil. Salut untuk ketiga penulisnya. 

Teater Boneka
Emilya Kusnaidi, Orinthia Lee, Ayu Rianna
320 halaman
Gramedia Pustaka Utama
April, 2014


#572 Episode Para Lajang


Jarang sekali #novelMetropop hadir dalam bentuk kumpulan cerpen. Apalagi jika ditulis oleh hanya satu orang saja. Episode Para Lajang adalah contohnya. Kumpulan cerpen Metropop ini terdiri atas 12 cerita tentang para lajang. Mari kita "intip" satu per satu.

#1 You're the One That I Don't Want
Kisah pertama dibuka dengan pertanyaan sejuta umat untuk para lajang berumur tigapuluhan. Kapan menikah? Pertanyaan dari ibunya membuat Lucia meradang dan tidak mau pulang ke rumah. Bagi Lucia mencari jodoh itu sama halnya dengan mencari celana dalam yang nyaman digunakan. Gak sembarangan. Namun bisa jadi Lucia belum menemukan jodohnya karena penampilannya yang mirip pria. Sampai suatu ketika ada seorang pengunjung wanita di kafenya yang membuatnya bertanya-tanya tentang penampilannya sendiri. 

#2 Hot and Cool
Damayanti menggunakan kesempatan bertemu dengan anak-anak di rumah asuh milik sahabatnya untuk menggantikan kekosongan dalam dirinya atas kehilangan anaknya sendiri. Terutama saat dia bertemu dengan Kalila, seorang anak yang beberapa kali mendapatkan nasihat karena ringan tangan. Ada kedekatan instan yang terasa dalam diri Damayanti saat bersama dengan Kalila. Tapi saat hot daddy, ayah Kalila, menanyakan dirinya, Damayanti berubah menjadi sosok cool. Saya penasaran dengan cerita satu ini, yang sepertinya diakhiri bahkan sebelum dimulai. 

#3 the IDEAL man
My ideal man doesn't drink, doesn't smoke, doesn't gamble, doesn't do drugs and that means je doesn't exist.. Betulkah seperti itu? Riska berpendapat seperti itu ketika sepupunya Vero menyebutkan kriteria cowok idamannya. Vero hanya berbeda 4 bulan dengannya, dan belum juga memiliki kekasih. Sementara Riska sudah dilamar oleh Aldi kekasihnya. Akhirnya Riska mengatur kencan buta antara Vero dan Reynold. Percakapan di antara keduanya mengalir lancar sampai ketika kencan usai, dan Reynold menuntut pembayaran fifty-fifty. Vero lantas kecewa.
Sepertinya ada yang tidak konsisten dari diri Vero. Awalnya dia digambarkan sebagai sosok yang tangguh, bahkan dalam percakapan soal emansipasi dan penentuan sikap, Vero mendapatkan pujian dari Reynold. Lantas giliran diminta membayar makanan bersama, mengapa Vero justru kecewa. Aneh saja sih.

#4 Loser
Sudah tiga hari Hans, cowok playboy di kantor, menunggu Selvy di kedai kopi favorit gadis itu. Dan setelah tiga hari menguasai spot duduk favoritnya, Selvy memberanikan diri mendekati Hans. Tanpa basa-basi, Hans menembak Selvy. Tapi Selvy mengulur waktu tiga hari untuk memberi jawaban. Sebenarnya Hans cowok yang layak dijadikan pacar. Apalagi ketika dia menjatuhkan pilihan pada Selvy yang biasa-biasa saja. Tapi pacaran tanpa cinta? Atau ada sesuatu di balik niat Hans? Ceritanya lumayan bagus. Ending-nya unpredictable.

#5 Romantic is...
Rose merasa jengah ketika Grace, sahabatnya berusaha mengulik cerita darinya sepanjang makan siang. Tidak tanggung-tanggung, suara Grace membuatnya yakin kalau Kakei yang duduk tidak jauh dari tempat mereka mendengar percakapan itu. Tapi mengapa Kakei terlihat biasa saja? 

Sementara itu, Kakei sendiri resah mendengar kisah Rose yang sudah menaklukkan banyak pria. Padahal dia sudah melempar sinyal-sinyal romantis, meskipun sahabatnya bilang sinyalnya tidak tetap sasaran. Tapi mendengar bahwa ukuran pria yang sedang disukai Rose itu lebih besar membuatnya panas.

Cerita ini lucu. Dan romantis tentunya. Karena romantis itu sepenuh hati.

#6 Episode Para Lajang
Empat orang wanita lajang yang bersahabat, dan satu per satu memutuskan untuk menerima lamaran pria pilihan mereka. Padahal sebelumnya Valeri, Annisa, Sara dan Eva mengumbar mereka tidak membutuhkan pria dan memandang sebelah mata pada pernikahan. Tapi waktu membuat perubahan. Setelah Annisa, Eva menyusul melangsungkan pernikahan. Tinggallah Valeri dan Sara berdua. Cerita ini mengangkat benang merah tentang indahnya melajang. Saya tadinya berharap lebih pada cerita yang mengambil judul sama dengan judul kumpulan cerpen ini. Tapi kisahnya datar saja menurutku.

#7 Hari Ini Indah (Tessalonica Memutuskan Mati)
Setiap orang punya masalah. Dan semua yang bermasalah di sekitar Tessa berlari padanya. Dengan tangkas, Tessa memberikan saran, nasihat, semangat, apapun yang ingin didengarkan oleh orang itu. Pekerjaan Tessa juga seputar memberikan saran, nasihat, semangat, jawaban atas pertanyaan dari surat-surat yang diterimanya untuk dimuat dalam setiap edisi. Tugas Tessa adalah membuat hari-hari setiap orang menjadi indah. Lantas bagaimana dengan Tessa sendiri? Nice story.

#8 Dosa Memang Indah
Good girls only go to heaven. Bad girls go everywhere. Karina tahu label yang melekat di dirinya membuatnya tidak dapat melangsungkan pernikahan dengan Mahadewa. Tapi Mahadewa kembali padanya setelah pernikahan meski kini Marina, istrinya telah hamil. Karina bertanya-tanya apakah nanti anak mereka akan mirip dengan Mahadewa atau mirip dirinya, yang sangat mirip dengan Marina karena mereka kembar identik. Apa boleh buat, sejak zaman batu pun dosa selalu indah. Karina berjanji pada saudara kembarnya akan mencarikan nama yang indah untuk anaknya.

#9 And This Is My Story
Bukan salah Ibu tidak mencintaiku. Aryani hanyalah seorang penulis, pekerjaannya tidak mengharuskan dia berangkat pagi ke kantor dan pulang sore ke rumah. Ibu tidak tahu bahwa penghasilan Aryani jauh melebihi general manager di luar sana. Buku-buku karya Aryani menjadi best seller. Tapi Ibu hanya terpesona pada Dea, adiknya yang lulus kuliah S2 dari Australia dengan beasiswa. Sebentar lagi adiknya akan menikah. Sementara Aryani masih melajang ditemani dengan tulisan-tulisannya. Sampai kapan Ibu akan memahami dirinya?

Salah satu cerita terbaik dalam kumpulan cerpen dengan plot twist mengejutkan. 

 #10 Life of Pi/Pai
Pi dan Pai hidup bersama. Setiap pagi Pi akan menyiapkan sarapan untuk Pai, menikmati waktu bersama, saling bercerita. Apapun mereka ceritakan. Bahkan tentang desakan orangtua Pi agar anaknya segera menikah. 

Mungkin cerita ini dimaksudkan untuk memberikan kejutan di akhirnya. Tapi saya sudah bisa menebak akhir ceritanya, tentang siapa Pi dan Pai ini. 

#11 Jaka dan Dara
Karena singkatan nama, Jasmine dan Damian menjadi dua orang yang diduga memiliki gender sesuai singkatan namanya. Akibatnya, mereka harus sekamar dalam trip ke Bangkok. Harusnya kisahnya berawal di sini. Tapi sayangnya justru berakhir. Dan ada yang aneh, saat akan berangkat keluar negeri, bukannya di paspor identitas gender tertera kan? Dan agen trevelling punya fotokopian paspornya. 

#12 Take A Chance on Me
Wah ternyata ini lanjutan dari kisah #1 di atas. Kali ini Paris, partner Lucia yang kedatangan tamu dari masa lalu. Lucia mengajak Paris taruhan bahwa gadis itu akan mengajak Paris kembali jadian. Tapi Paris meyakinkan Lucia kalau mereka tidak akan jadian. Entah siapa yang akan menjadi pemilik selembar lima puluh ribuan itu. Yang pasti Paris berjanji ingin mengakhiri masa lajang seorang gadis.

Dua belas cerita tentang gadis lajang dalam berbagai versi. Lumayan menghibur, dan bisa dibaca dalam sekali duduk. Favorit saya ada pada cerita #5. Semoga ada dari kisah-kisah ini yang berkembang menjadi satu novel utuh. 

Episode Para Lajang
Shandy Tan
224 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Agustus, 2014


#571 Cinlok. Accidentally In Love?!


Shani akhirnya mendapatkan impiannya menjadi seorang reporter di stasiun televisi. Meski kurang didukung oleh tunangannya, Rey, Shani tetap ingin mengambil tawaran pekerjaan itu. Yang pasti Shani tetap akan memperhatikan rencana pernikahan mereka yang tidak lama lagi.

Menjadi reporter sungguhan tidaklah mudah, tapi Shani berusaha keras untuk itu. Dia sering berdampingan dengan Eri, kameramen yang menurut teman-teman seangkatannya tampangnya cukup macho. Mungkin karena sering bersama, dan juga perhatian dari Eri kala Shani bertengkar dengan tunangannya, membuat Shani merasakan ada yang berbeda jika berada di dekat Eri.

Gayung bersambut. Eri juga merasakan hal yang sama. Sebenarnya Eri tahu kalau Shani sudah bertunangan. Bahkan Eri sudah pernah berkenalan dengan Rey. Tapi perasaan suka itu tidak bisa ditahan oleh Eri. Dia ingin mengungkapkan perasaannya, bahkan rela menjalani hubungan tanpa status dengan Shani.

Ini adalah karya perdana Mia Arsjad di genre Metropop. Karya yang membuatnya memenangkan Lomba Penulisan Novel Metropop 2006 sebagai juara III. Novel ini renyah, banyak adegan lucunya, tapi juga punya konflik sendiri meski sederhana. Cinta lokasi antara Shani dan Eri menjadi poin utama, bagaimana Shani berusaha menyangkal perasaannya untuk Eri karena tidak ingin mengkhianati Rey. Sayangnya penyelesaian konfliknya terasa instan dan cepat. Ada pihak yang harus mengalah demi cinta.

Selain konflik Eri-Shani-Rey, novel ini juga mengangkat tentang kehidupan pekerja media televisi yang harus pulang malam demi menyelesaikan sebuah liputan. Bahkan ada beberapa karyawati yang terpaksa punya konflik dengan pasangannya karena bekerja sampai malam itu. Trus ada bagian perselingkuhan sahabatnya Shani juga, yang sayangnya tidak digali secara mendalam. Tapi untuk karya perdana, novel ini okelah. 

Cinlok. Accidentally In Love?!
Mia Arsjad
256 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Mei 2006


#570 Celebrate The Wait


Tema Tantangan Baca Goodreads Indonesia bulan April ini adalah "buku berdasarkan kisah nyata". Ada beberapa buku yang tadinya saya masukkan dalam daftar bacaan, tapi kemudian saya menemukan buku ini di Gramedia Digital. Dengan tagline inspired by true stories, saya rasa buku ini pas dengan tema Tantangan Baca Goodreads Indonesia bulan ini.

Celebrate The Wait adalah kolaborasi dari beberapa penulis jebolan kursus "Writing From The Heart" yang digawangi oleh Ade Aprilia dan Irianti Erningpraja. Keduanya menjadi fasilitator yang melakukan pelatihan penulisan kreatif. Ade Aprilia sendiri adalah penulis lebih dari 80 judul buku, dan lebih suka disebut sebagai Healing Coach. Sementara Irianti Erningpraja awalnya dikenal sebagai musisi dan juga menulis buku tentang pengembangan diri. Dia lebih suka disebut sebagai Self Discovery Coach.

Ada 17 cerita pendek yang terangkum di dalam buku ini. Beberapa diantaranya ditulis oleh Ade Aprilia dan Irianti Erningpraja sendiri. Ada benang merah dari semua cerita pendek di dalam buku ini, yaitu tentang menemukan diri sendiri di antara berbagai macam kejadian dalam hidup. Prosesnya pun beragam, tapi pada umumnya harus menjalani satu fase terendah. Sebagai contoh dalam cerita pendek berjudul When You Let Go and Let God karya Aryani Siti mengisahkan tentang seorang wanita yang divonis tidak dapat melahirkan karena ada mioma dalam rahimnya. Namun ketika dia mencoba menyerahkan diri pada Yang Maha Kuasa, mujizat datang padanya. Atau cerita A Journey From Lust To Love karya Irianti Erningpraja yang mengangkat tentang kisah seorang gay yang ingin menebus kesalahannya di masa lalu untuk membahagiakan seorang wanita. Setelah semua usaha dijalani, dia sampai pada kenyataan wanita itu memilih orang lain.

Saat membaca cerita-cerita di dalam buku ini, saya merasa tidak yakin semua cerita terinspirasi dari kisah nyata. Ada beberapa cerita yang menurut saya terlalu absurd jika itu berasal dari sebuah kisah nyata. Misalnya, Renjana Hati karya Dela Bunga Venus yang di dalamnya ada adegan makhluk dari luar angkasa yang mengaku sebagai pelindung galaksi. Tapi ada juga cerita yang saya yakin benar terinspirasi dari kisah nyata yaitu cerita Foto Bugil karya Irianti Erningpraja.

Dengan warna dasar putih, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi foto-foto yang bagus, dan juga quote-quote yang cocok sekali kalau dijadikan status. Sayangnya terkadang penempatannya di tengah-tengah cerita jadi mengganggu. Soalnya quote-nya bukan diambil dari cerita, tapi dari sumber lain. Ohya, ada satu cerita yang berbentuk puisi berjudul Mukidi Ngorok karya Irianti Erningpraja malah tidak ada jdulnya. Saya sempat berpikir itu bagian dari cerita sebelumnya, yang ternyata bukan.

Untuk sebuah kolaborasi, buku ini patut mendapat apresiasi. Seperti blurb-nya, kisah-kisah ini mungkin menyentuh anda sebagai pembaca. Perkayalah pengalaman tanpa harus mengalami, nikmatilah buku ini saat menghadapi perjuangan hari ini.

Celebrate the Wait
Ade Aprilia & Irianti Erningpraja
204 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Maret 2019


#569 Scarlet Preludium


Scarlet memiliki masa lalu yang kelam. Masa lalu itu seakan mengikatnya sehingga Scrlet tidak bisa terlepas darinya. Scarlet pernah mengalami masa kejayaan sebagai pemain band, hingga terjerumus ke dunia narkoba. Bahkan dia harus kehilangan bundanya karena narkoba itu. Meski saat ini Scarlet sudah bersih, namun bayangan gelap itu masih terus muncul.

Aira, sahabatnya memberikan pekerjaan sebagai pianis di lounge tempatnya bekerja. Tapi posisinya mulai tergeser oleh live band pendatang baru. Bukan itu saja, Devon si vokalis malah membawa sial. Mobil Scarlet dirusak oleh mantan Devon yang mengira mobil itu milik Devon. Devon berusaha mendekati Scarlet sampai akhirnya Scarlet mulai merasa nyaman dan membuka hatinya untuk Devon. Tepat saat itu, Devon dan Aira justru mengumumkan status mereka yang kini pacaran. 

Saya tertarik membaca novel ini karena sampulnya yang beda dari biasanya. Ternyata kisahnya cukup "dark". Kegundahan Scarlet, upayanya terlepas dari rasa kehilangan, rasa beralah dan tidak layak membuatnya jatuh bangun. Scarlet selalu memilih jalan sunyinya agar tidak kehilangan sahabatnya. Ketika orang-orang yang di dekatnya mempertanyakan pilihannya, dan Scarlet mencoba jujur pada mereka, justru orang-orang itu menyalahkan Scarlet. Poor Scarlet.

Saya suka dengan pilihan nama Scarlet ini. Entah disengaja atau tidak, panggilan Scar sangat cocok untuk karakter Scarlet yang penuh luka. Saya bahkan ikut merasakan kesedihan Scarlet, dan juga kelegaan saat dia memilih untuk melepaskan segalanya. Buat kamu penikmat dark story, bolehlah mencicipi novel ini.

Scarlet Preludium
Silvia Arnie
296 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Maret 2014


#568 Papap, I Love You



Bima dan Rayna bercerai karena perselingkuhan yang dilakukan oleh Rayna. Rayna menganggap Bima pria yang selalu berada dalam zona nyaman, tidak ada niat untuk memperbaiki nasibnya. Sementara Rayna adalah seorang direktur yang selalu giat berusaha. Kesenjangan ini membuat Rayna berpaling pada pria lain, sehingga akhirnya Bima dan Rayna berpisah.

Hak asuh anak mereka, Kaka jatuh di tangan Rayna. Perpisahan dengan Kaka membuat Bima harus menerima kenyataan pahit. Namun, kedekatan keduanya tidak bisa dipungkiri. Apalagi Rayna selalu memasang standar yang tinggi untuk Kaka. Dibandingkan dengan mamanya, Kaka lebih dekat dengan papanya. Akhir pekan bersama adalah hal yang selalu dinantikan oleh Kaka dan Bima.

Bukan Rayna jika dia tidak menginginkan segalanya. Rayna heran mengapa dia bisa mengatur sejumlah karyawannya di kantor, sementara seorang anak di rumah tak berhasil ditaklukkannya. Hubungan Kaka dan Danny, suaminya pun tidak dekat dan lebih terkesan canggung. Akhirnya Kaka dan Rayna lebih sering bertengkar. Dan puncaknya ketika Kaka hilang sepulang dari sekolah. 

Novel ini menceritakan banyak hal. Bima dengan upayanya keluar dari zona nyaman, juga bagaimana dia mengatasi kepedihan masa lalu karena pengkhianatan mantan istrinya. Sementara Rayna yang sebenarnya diliuti perasaan bersalah karena telah berselingkuh, semakin menjadi ketika anaknya malah menjauh. Kaka sendiri harus bertemu dengan psikolog karena kondisi mentalnya yang semakin menurun. Namun seperti judulnya, porsi terbesar dalam novel ini adalah tentang Bima yang berusaha memberikan cinta dan kasih sayangnya pada Kaka, meskipun keluarga mereka tidak utuh lagi.

Novel ini sebenarnya menarik, andai saja tidak terlalu banyak detail-detail background yang dituliskan di dalamnya sehingga membuat #novelMetropop ini mempunyai lembaran halaman sampai 400an lebih. Kelebihan lain dari novel ini karena mengambil Bima sebagai tokoh sentralnya. Jarang ada novel Metropop yang mengulik tentang kehidupan seorang pria dengan status duda punya anak. 

Saat membaca profil penulisnya di Goodreads, ternyata novel ini mendapatkan mbak Sundari mendapatkan penghargaan sebagai "Best New Comers" dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas novel ini. Dan novel ini juga debut beliau dalam label Metropop, dan belum pernah lagi menulis di label tersebut. Novel terbarunya, Genduk, juga menarik untuk dibaca karena mengangkat tentang sejarah tembakau. Semoga masih ada karya-karya beliu selanjutnya ya.

Papap, I Love You
Sundari Mardjuki
424 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Agustus, 2012

#567 If


Kika selalu menantikan hari Jumat sore saat pria itu mengunjungi toko buku. Kika pun tahu dia mulai jatuh cinta pada pria dambaannya itu. Di suatu sore, Kika hampir saja ditabrak oleh sepeda motor jika tidak ditolong oleh pria itu. Kika semakin kagum dengan pria pujaannya. Tetapi memiliki pria itu rasanya tidak mungkin. Selain Kika tidak mengenalnya, Kika sudah memiliki Ari sebagai kekasihnya.

Namun ternyata Kika bertemu lagi dengan pria itu saat menemani tantenya ke Thailand. Widhi adalah keponakan Dr. Bangun, teman dari tantenya Kika. Widhi juga seorang dokter sama seperti Kika. Beberapa kali Widhi menjadi penolong Kika dalam perjalanan ke Thailand. Rasa cinta Kika semakin mendalam, apalagi ketika dia mengetahui Widhi juga seorang kenshi (atlit kempo) sepertinya. Perasaan Kika pun tidak bertepuk sebelah tangan. Kika dan Widhi terlibat dalam cinta lokasi. Sayangnya, cinta itu harus berakhir saat Widhi mengetahui Kika sudah memiliki kekasih.

Sepulang dari Thailand, hubungan Ari dan Kika justru memburuk. Kika yang sering tidak fokus karena merindukan Widhi. Ketika akhirnya mereka putus, Kika malah mengetahui bahwa sebenarnya Widhi juga memiliki pacar dan sedang dalam tahap mempersiapkan pernikahan. Kika patah hati, tapi tidak bisa melepas bayangan Widhi.

Novel metropop yang mengambil setting kota Surabaya ini berkisah di seputar kehidupan Kika yang seorang dokter dan kenshi. Dan seperti tergambar di sampulnya, sebagian besar kejadian di dalam novel ini terkait dengan kempo. Membaca novel ini akan menambah pengetahuan pembaca tentang kempo dan filosofinya. Tidak heran, karena penulisnya pernah mendalami kempo meskipun tidak lama. Sayangnya profesi Kika sebagai seorang dokter tidak diulas lebih jauh. Padahal penulis adalah seorang dokter spesialis. Porsi tentang kempo di dalam novel ini terasa too much buat saya. Bukannya tidak bagus, tapi kesan metropop-nya jadi tidak terasa. Mungkin kalau novel ini diterbitkan ulang, cocoknya masuk dalam label Amore saja. 

Kemudian, hal lain yang membuat saya nyaris tidak menyelesaikan novel ini adalah karena pekerjaan tokoh utama dan tokoh pendukung yang hampir semuanya adalah dokter. Kika sendiri adalah dokter, tantenya yang tinggal bersamanya juga dokter. Ari kekasihnya juga seorang dokter. Widhi dan pamannya juga dokter. Kika melatih kempo di FK Unair. Lalu terakhir kakak sahabatnya juga seorang dokter. Duh...sempit sekali dunia Kika ini.

If adalah novel kedua karya Evy Ervianti, namun merupakan debutnya dalam label Metropop. Kabarnya novel ini ada sekuelnya yang berjudul So,... yang kabarnya ditulis karena banyak yang nggak puas dengan ending dari novel If. 

If
Evy Ervianti
240 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Oktober, 2009


#566 His Wedding Organizer



Harsya pemilik sebuah wedding organizer memutuskan menerima job dari Karin, temannya di SMA. Namun ketika dia tahu calon suami Karin adalah Figo, cowok yang menghiasi hari-harinya belakangan ini, Harsya menjadi galau. Dan seperti biasa kegalauannya ditumpahkan ke Adra, rekan sekaligus sahabatnya sejak kecil. Namun demi profesionalitas, Harsya melanjutkan pekerjaannya. 

Karin dan Harsya pernah terlibat sumpah darah semasa SMA. Apabila Karin duluan menikah, maka Harsya dan teman-temannya akan berpakaian bikini dan sayap peri di pesta Karin. Tentu saja Harsya menolak pempermalukan dirinya. Untungnya Karin bisa dibujuk, namun Karin meminta Harsya dan teman-temannya masing-masing membawa calon suamin. Jika saja bukan Figo yang menjadi mempelai pria, Harsya jelas akan menggandeng Figo. Akhirnya Harsya menggaet Adra sebagai calon suaminya. 

Awalnya Harsya tidak mengatakan pada Adra mengenai permintaan Karin itu. Harsya berpikir toh Adra selalu ada untuknya, melakukan apa saja saat Harsya membutuhkannya. Sayangnya, sandiwara itu malah jadi bumerang bagi Harsya. Keluarganya menyambut baik hubungan mereka. Dan Adra malah berniat melamarnya dan mengajaknya menikah.

Terlanjur basah, Harsya mencoba menjalani hubungan serius dengan Adra. Tapi saat Figo datang lagi, Harsya mengikuti kata hatinya mengejar kebahagiaan semu bersama Figo. Sampai membuat Adra menjauh darinya. Saat hubungan terlarangnya dengan Figo menemuka  jalan buntu, Harsya justru menginginkan Adra kembali di sisinya.

Membaca petualangan Harsya yang terombang-ambing oleh perasaannya sendiri memang bikin gregetan. Apalagi Adra karakter yang loveable, diperlakukan seperti ban serep. Jadi pengen jedotin Harsya ke tembok biar dia sadar. Namun saat Harsya berjuang untuk menemukan cinta sejatinya kembali, rasanya ingin ikut menangis bersama Harsya.

Saya selalu suka dengan cara mbak Retni menyajikan novel Metropop. Segar dan lucu. Kisah cintanya logis, ga melulu main perasaan dan dibalut romantisme. Apalagi ada selingan perjalanan ke pelosok Kalimantan segala. Bikin jadi pengen bertualang juga deh. 

His Wedding Organizer
Retni SB
272 halaman
Gramedia Pustaka Utama
Mei, 2008


#565 Mantan


Adi akan menikah dengan kekasihnya Jane. Tapi pertanyaan dari seorang sahabatnya membuatnya merancang perjalanan untuk menemui 4 orang mantan kekasihnya di masa lalu. Adi kemudian menghubungi Daniella di Bandung, Frida di Yogyakarta, Juliana di Bali, dan Tara di Medan untuk mengabarkan rencana pernikahannya.

Adi dan Daniella berpacaran saat di SMA. Namun di saat-saat terakhir mereka di SMA, Adi meninggalkan Daniella begitu saja dan berpacaran dengan Frida. Padahal hubungan Adi dan Daniella tidak ada masalah, bahkan Daniella merelakan keperawanannya dilepas untuk Adi. Ketika Adi meminta untuk bertemu, Daniella bertekad ingin melampiaskan kemarahannya.

Pertemuan dengan Frida di Yogyakarta termasuk yang berjalan lancar. Saat Adi mengatakan bahwa dia akan menikah, Frida masih berusaha merayunya dan mengingatkan masa-masa kebebasan mereka dahulu. Syukurlah Adi tidak tergoda, dan Frida bisa menerimanya.

Adi mengenal Juliana saat dia kuliah di Amerika. Pacar Juliana, William, adalah sahabat Adi. Tetapi Adi dan Juliana berselingkuh di belakang Will, hingga akhirnya perselingkuhan itu terbongkar karena tulisan Adi. Meski akhirnya Juliana memilih Will demi masa depannya, saat mereka bertemu di Bali Adi merasa perlu menanyakan apakah pilihan Juliana sudah tepat.

Tara seorang penyanyi sukses saat bertemu dengan Adi. Meski usianya empat tahun lebih tua daripada Adi, hubungan mereka berjalan lancar. Namun Tara meninggalkan Adi ketika dia mulai melakukan kekerasa fisik terhadap Tara. Pertemuan mereka di sebuah hotel milik Tara meyakinkan Adi bahwa Tara baik-baik saja.

Sebenarnya tidak ada yang aneh dalam keputusan Adi menemui mantan-mantannya untuk melakukan rekonsiliasi atas masa lalu mereka. Apalagi putusnya hubungan Adi dengan empat orang ini bisa dibilang tidak putus baik-baik. Kegelisahan Adi akan pertanyaan tentang soulmate yang dilontarkan sahabatnya itu membuatnya merasa dia harus berdamai dengan masa lalunya.

Ide ceritanya menarik. Hanya saja, penuturan kisahnya terasa sederhana untuk ukuran novel Metropop. Separuh novel ini menceritakan perjalanan Adi, dan separuh lagi fashback pertemuannya dengan Jane. Sujujurnya nyaris tidak ada konflik dalam novel ini. Pertemuan Adi dengan mantan-mantannya berakhir begitu saja. Semacam "hai...apa kabar, aku mau menikah, bla..bla..bla..., tanya jawab singkat, dan goodbye". Tidak perlu ketemu sih, bisa lewat telepon saja. Kecuali mungkin di filmnya ada hal-hal lain yang ingin diperlihatkan dari perjalanan mengelilingi Indonesia ala Adi ini. Pariwisata dan keindahan kota Jogjakarta, Bali dan Medan mungkin. Entahlah, saya sendiri tidak menonton filmnya.

Saya membaca #novelMetropop ini gara-gara tantangan dari @fiksimetropop, dengan tema membaca #novelMetropop yang sudah/akan diadaptasi menjadi film/TV Series. Hmm... novel ini sebenarnya malah diadaptasi dari skenario film berjudul sama. Tapi novelnya rilis sebulan sebelum filmnya tayang. Jadi wajar sampul novelnya ini movie tie in. Kenapa saya memilih membaca novel ini? Karena beberapa #novelMetropop yang diadaptasi menjadi film lainnya seperti Critical Eleven, Antologi Rasa, Sunshine Becomes You, bahkan yang rencananya maun difilmkan seperti Resign semuanya sudah saya baca. Atau kalian ada saran #novelMetropop yang sudah/akan diadaptasi menjadi film/TV Series? Saya tunggu ya. 

Mantan
Bey Tobing
200 halaman
Gramedia Pustaka Utama
April, 2017



#564 XX


Donna bersiap-siap untuk menghadiri acara reuni bersama teman-temannya bekas teman sekostnya sewaktu kuliah di Bandung. Seperti biasa, dia mengajak suaminya, Archie, untuk ikut, tapi ditolak oleh Archie. Archie tidak pernah merasa bisa klop dengan teman-teman Donna. Akhirnya Donna pergi sendirian. Awalnya Donna berpikir reuni ini tidak akan lengkap lagi seperti biasa. Sudah beberapa kali reuni, Liana tidak hadir. Tapi reuni yang diadakan di rumah Putri dan Doddy menyambut kelahiran anaknya itu ternyata mampu menghadirkan semua personil D7++ lengkap. Melanie dan suaminya Akmal tentu saja hadir. 

Di acara reuni ini, Liana (yang tercantik di antara semua perempuan D7++) mengabarkan perceraiannya yang sudah sampai di tahap akhir. Status Liana yang sudah menjadi janda itu sedikit membuat Putri dan Melanie khawatir. Selain itu dia juga menceritakan tentang SMS dari pengagum rahasia yang sudah lama mengirimkan pesan-pesan cinta untuknya. Setiap SMS itu hanya mencantumkan XX di akhir pesan. Liana tidak punya bayangan sedikit pun siapa orangnya yang setia memujanya demikian lama, sampai kemudian XX menyampaikan sesuatu yang hanya diketahui Liana dan sahabat-sahabatnya beserta suami-suami mereka. Akhirnya Akmal, Doddy dan Archie menjadi tersangka. Perburuan terhadap XX mulai berkembang, namun ada tiga rumah tangga yang menjadi taruhannya.

Membaca sinopsis pada sampul belakang novel ini membuat saya awalnya berpikir kisahnya akan diceritakan oleh Liana. Ternyata bukan. "Aku" dalam kisah ini adalah Donna, yang memiliki suami yang gemar memecahkan misteri. Memang misteri XX akhirnya dipecahkan oleh Archie. Tapi sebelum sampai ke situ ada banyak kejadian yang mengawalinya. Ada kecurigaan terbesar pada Akmal karena kasus lingerie, juga fakta bahwa Doddy tidak berhenti mencintai Liana, dan keterlibatan dokter kandungan yang terlibat hutang dalam rumah tangga Donna.

Saat melihat judulnya, sebagai seorang yang menekuni bidang Genetika, simbol XX otomatis mengingatkan saya pada salah satu istilah Genetika. Saya tidak berani menjelaskannya di review ini karena akan menjadi spoiler. Gara-gara itu juga, saya bisa menebak sejak awal siapa XX ini. Penulis menebar beberapa hint yang bisa mengarahkan dugaan pada seseorang. Dan tebakan saya benar akan simbol XX itu, plus saya dapat tambahan informasi baru bahwa XX itu merujuk langsung pada sebuah nama. Analisis Archie memang hebat. Thanks to semua buku-buku misteri yang pernah dibacanya.

 #novelMetropop ini memang istimewa karena misterinya itu. Jarang-jarang kan label Metropop tapi tidak didominasi oleh romantisme. Meski kasus XX dalam novel ini didasari oleh cinta juga sih.  Penulisnya seorang pria, tapi mampu "membawakan" karakter Aku (dalam hal ini Donna yang seorang wanita) dengan baik. Dan sepertinya ini karya debut penulis dengan label Metropop dan belum lagi menelurkan Metropop lainnya. Saya merasa senang sudah menemukan novel berjudul unik ini. 

XX
A.R. Arisandi
216 halaman
Gramedia Pustaka Utama
September, 2007